Tentang Obsession Award Pada Anies

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Obsession Award dari majalah Obssesion Media Group itu penghargaan yang lumayan prestisius. Media ini berafiliasi ke Surya Paloh. Penghargaan tahun 2018 itu didasarkan pada kerja seorang tokoh atau jabatan pada tahun sebelumnya.

Salah satu penerimanya adalah jabatan gubernur Jakarta. Award itu tentunya untuk kerja gubernur Djarot sepanjang 2017.

Untuk 2019, saya pikir jabatan "gubernur Jakarta" agak berat menerima award. Jika Anda adalah warga Jakarta yang tahu kerjanya dalam 5 bulan ini.

(Kalo yang bukan warga Jakarta, malah warga Jabar-Jateng-Jatim, cuma tahu dari akun pribadi gubernur lalu memuja, ya wassalam saja deh)

**

Gubernur baru Jakarta itu..
Hobi mengatakan, "kami melakukan kajian ulang dan menyeluruh"

Contoh..
Di kasus Tenabang yang terjadi apa? 
Di Tenabang, sebagian dari 400an PKL itu justru bukan PKL yang semula berdagang di trotoar. Lalu siapa mereka? Gitu deh

Lalu berseteru dengan Polisi dan Ombudsman yang meminta Jatibaru dibuka lagi. Mana ada gubernur2 Jakarta sebelumnya yang bersilang pendapat dgn polisi akibat kebijakan konyol keber wkwk an?

Jadi udah dikaji apa belum sih? Kow Polda Metro kontra. Gitu kan?

Di kasus penataan trotoar Sudirman-Thamrin gimana?

Pengerjaan molor 5 bulan. Akibat dari permintaan gubernur mendesain ulang trotoar 7 km itu.

Hasilnya? 
SAMA SAJA atau mirip2 dengan desain lama. Hanya nambahin jalur paling kiri di kedua sisi bisa untuk motor

Akibat lain?
Trotoar ngga selesai sebelum ASIAN GAMES, sesuai perintah Presiden. Hanya trotoar dari Bundaran Senayan sd Semanggi yg dijanjikan selesai. Ngga lebih dari 3 km. Semanggi-Monas? "Emang gue pikirin". Payah

**

Gubernur baru Jakarta juga kerap bilang, " Saya punya beberapa solusi yang akan kita kerjakan. Untuk menunjukkan keberpihakan kepada rakyat kecil"

Tapi solusi2 itu ngga pernah dia munculkan. Yang muncul adalah kekonyolan

• Program DP nol-nol-an?
Nebeng program milik pusat, FLPP. Ternyata, DP Nol itu cuma ditalangi, bukan digratiskan

• Menghidupkan becak dengan alasan 1000an tukang becak itu bagian dari warga yang harus diangkat derajatnya. Semua demi keber wkwk an. Beri mereka pelatihan untuk beralih dari profesi tukang becak dunk.

• Memerintahkan penguatan tanggul yang terus jebol di wilayah Jatipadang, semata karena tak berani menggusur pemukim ilegal di bantaran

Hanya beberapa contoh

**

Tak heran Presiden Jokowi melepasnya

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Saturday, March 24, 2018 - 15:30
Kategori Rubrik: