Telkomsel Jangan Ikut Berpolitik

ilustrasi

Oleh : Seruanhulu

Bocornya data pribadi salah seorang pegiat media sosial yakni Denny Siregar, membuat lini masa media sosial beberapa hari terakhir mendadak heboh. Bagaimana tidak, sumber data pribadi yang bocor itu diambil dari Telkomsel melalui registrasi kartu pelanggan.

Pertanyaannya, bagaimana bisa data pribadi pelanggan Telkomsel yang seharusnya dirahasiakan bisa dibobol dan dipublikasikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab?

Hanya ada dua kemungkinan jawabannya.

Pertama, Telkomsel tidak memiliki sistem perlindungan dan keamanan data sehingga data pelanggan mudah diakses lalu kemudian diambil/dibobol oleh orang yang punya kepentingan. Jika di sini letak kesalahannya, maka sangat disayangkan. Sebab, bagaimana mungkin perusahan sekelas Telkomsel yang selama ini sudah mendapatkan kepercayaan masyarakat bisa sebobrok ini?

Ke dua, di dalam perusahaan Telkomsel ada oknum yang memang sengaja membocorkan data tersebut. Kita tau bahwa Denny Siregar adalah orang yang aktif menulis di media sosial dan tak jarang tulisan beliau membuat kelompok yang berseberangan dengan Pancasila dan NKRI mendadak jantungan.

Narasi dan opini beliau yang dikemas dalam bentuk tulisan sering kali membuat kelompok radikal dan kaum khilafah perusak NKRI merasa tak nyaman bahkan terusik. Mematahkan setiap narasi yang diangkatnya bukan suatu hal yang mudah. Sebab, narasi dan opini yang ditulis beliau selalu didasari dengan data dan fakta yang ada.

Bagi kubu lawan yang kerap terusik dengan tulisan beliau, cara satu-satunya untuk menghentikan aksi Denny Siregar adalah hanya dengan cara mencari tau siapa sebenarnya Denny Siregar melalui data pribadinya dan bukan tidak mungkin di dalam perusahaan Telkomsel ada oknum yang juga ikut terusik dengan tulisan-tulisan beliau.

Dan bisa jadi bahwa oknum tersebut itulah yang memudahkan mereka mendapatkan data pribadi Denny Siregar melalui registrasi nomor telpon seluler Telkomsel dan setelah mengetahui datanya bisa saja mereka punya tujuan jahat yang berujung pada tindak kriminal.

Misalnya, mendatangi rumah kemudian menganiaya dan mengancam Denny Siregar ataupun keluarganya supaya menghentikan aksinya.

Ini sangat disayangkan sekaligus mengerikan, Telkomsel sebagai salah satu perusahaan operator telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia seharusnya bisa menjaga dan merahasiakan data pribadi pelanggannya bukan malah mengumbarnya di publik dan ikut berpolitik dengan memanfaatkan data pelanggan.

Tidak terbayang jika data kita tersebar dan digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Contohnya, data yang sekarang sudah beredar milik Denny Siregar digunakan oleh orang lain untuk registrasi kartu, apa ada yang bisa menjamin bahwa itu tidak digunakan untuk melakukan kejahatan?

Untuk itu melalui kejadian ini, berharap pihak Telkomsel segera mengambil tindakan dan bertanggung jawab. Sebab, ini bukan masalah individual saja, melainkan masalah keamanan bagi setiap warga negara Indonesia khususnya pelanggan Telkomsel.

Jika masalahnya di sistem perlindungan data maka segeralah perbaiki dan jika masalahnya adanya di internal Telkomsel, maka segeralah ambil tindakan tegas. Pihak Telkomsel jangan hanya sibuk konpers segala macam dan menyampaikan alasan-alasan pembenaran yang di luar nalar dan susah di masuk akal.

Sumber : Status Facebook Seruanhulu

Thursday, July 9, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: