Tanggapan Buat Ratna Sarumpaet Yang Mempersoalkan Asal-Usul Pak Jokowi Jelang Pilpres 2019

Oleh : Judiarso Kurniawan

Di acara ILC minggu lalu, bu Ratna Sarumpaet mendapat kesempatan bicara. Dia mengkritik pak Jokowi seenaknya yabg salah satunya adalah soal asal-usul pak Jokowi. Dia bilang tugas oposisi itu adalah mengkritik pemerintah petahana alias incumbent. Dia juga tidak pernah mengkritik pak Prabowo yang punya banyak keburukan. Jadi, clear kalau dia mengkritik kubu pak Jokowi demi kepentingan politik pak Prabowo dan dia ada di kubu pak Prabowo. Oke, deh. Eyang tanggapi.

Eyang heran knp bu Ratna resek nanyain soal asal-usul pak Jokowi. Pake minta test DNA lagi. Pak Prabowo yg saingan nyapres aja ga pusing mikirin itu. Mgkn alasan bu Ratna karena pengen pemimpin yg jelas. Oke. Kalo gitu, kenapa ga sekalian nanya ke Prabowo kenapa dipanggil Komnas HAM 2 kali untuk klarifikasi soal pelanggaran HAM ga mau datang? Urusan dia soal penculikan aktivis thn '98 kan blm clear sampai skrg? Pak Prabowo skrg satu2nya cawapres pesaing pak Jokowi, loh. Jadi kalo nanti pak Jokowi yg kalah, yg jadi presiden kan orangnya ga jelas melanggar HAM atau tdk. Sejumlah tokoh yg menuduh pak Prabowo terlibat pelanggaran HAM aja sampai skrg ga minta maaf dan ga dituntut ke pengadilan atas urusan pencemaran nama baik. Masih ngarep punya pemimpin yang jelas ga sih bu Ratna ini kok pak Prabowo ga disuruh nyelesain kasusnya? Bu Ratna kan satu kubu dengan pak Amin Rais juga. dulu pak Amin Rais bilang kalau pak Prabowo itu perlu dimahmilubkan. Kenapa sekarang pak Aminnya jadi diem soal itu, bahkan berkawan politik sama pak prabowo malah?

Alasannya kenapa kok bisa berubah pikiran? Nazar mau jalan kaki Jogja-Jakarta PP ga jadi ditunaikan juga ga jelas kenapa, padahal udah janji di tvone secara live. Ketahuan dong kalau kubu bu Ratna itu kubu politik yg ga jelas. Apa pantes sih orang yang seneng ikut geng yang ga jelas nuntut orang lain musti serba jelas segala urusannya? Munafik ya munafik. Tapi jangan kelewatan gitu dong, bu Ratna. Anda mustinya yang waras dong kalau mikir itu.

Pak Jokowi sudah melewati dua periode jadi walikota Solo. Dia terpilih bukan sebagai calon walikota tunggal juga. Jadi gubernur DKI juga lolos. Yang ngusung malah pak Prabowo. Habis itu jadi presiden juga lolos. Jadi pak Jokowi itu ga ada masalah dengan urusan asal-usul, apalagi musti pake test DNA segala. Nuntut test DNA sama aja ngoblok2in pak Prabowo, dong. Kan pak Prabowo yang ngusung pak Jokowi pas maju jadi cagub DKI. Betul, tidak? Jadi anda pikir pak Prabowo itu geblek ngusung calon gubernur yang asal-usulnya anda klaim ga jelas? Kalau memang anda pikir pak Prabowo itu geblek, kenapa dia nyapres 2019 masih anda dukung? Ya maaf kalau saya jadi mikir jangan2 anda itu yang sebenarnya geblek. Marahin dong pak Prabowo kalau emang dia geblek karena pernah ngusung cagub DKI yg ga jelas asal-usulnya tapi ga pernah minta maaf sama rakyat terkait kegeblekannya. Ga berani? Kenapa ga berani? Diem kalau ga berani itu. Biar ga malah bikin jelas publik kalau geng kalian itu geng munafik. Anda kritik sana sini itu rupanya bukan karena mikirin rakyat tapi mikirin kepentingan geng sendiri.

Anda bilang di ILC kalau tugas oposisi itu ngritik incumbent. Anda jelas di pihak oposisi. Apa iya oposisi bisa ngritik gengnya sendiri? Kalau geng anda sih saya rasa ga mungkin. Revisi UU MD3 2018 kmrn anda kan ga teriak2, pdhl UU itu sdh jelas bikin rakyat jadi susah ngritik DPR. Ya iya soalnya UU MD3 itu ada partai pak Prabowo yg ikut mengesahkan, smtr pak Jokowi sbg presiden malah tidak mau ikut tandatangan. Anda kalau ngomong lagaknya kayak yang paling peduli sama nasib rakyat aja. Itu kan acting anda aja, bu Ratna. Betul, tidak?

Sumber : Facebook Judiarso Kurniawan

Wednesday, August 29, 2018 - 14:45
Kategori Rubrik: