Tangan-Tangan Tak Terlihat

Oleh: Sahat Siagian

 
Gosip bertebaran dengan deras selama sepekan terakhir. Itu membuktikan kebenaran bahwa ‘pendekatan’ untuk mencegah Snajzd-model bekerja sedang dilakukan.
 
Ini tentang NS, presenter cantik—kata publik (wueeek, apa cantiknya), tegas dalam mengendalikan tamu, berani dan sering memotong alur bicara, dan sederet pujian lain, yang sama sekali keliru. Bisik-bisik menyebutkan dia telah berselingkuh dengan Ancur Badut.
 
 
 
Anda baru dengar? Saya sudah sejak sebulan lalu.
 
Gosip tersebut membuktikan NS, seperti dugaan saya, bukan perempuan cerdas. Kemarin saya wawancarai 30 perempuan di jejaring teman. Semuanya cantik. Semua perempuan berkarir. Semuanya sukses. Pertanyaan saya: apakah Anda sexually tertarik dengan Ancur Badut.
 
Semua menjawab: Tidak!
 
Apakah Anda, intelectually tertarik dengan Ancur Badut?
 
Semua menjawab: Tidak!
 
Siapa yang Anda pilih dalam pilkada DKI?
 
19 menjawab Ahok, 11 menjawab Anies Baswedan.
 
Saya paham banyak orang jatuh-cinta dengan cara dan pilihan yang ‘menggelikan’. Perkawinan mereka berumur panjang, lebih panjang daripada mereka yang mengaku mawardah dan sakinah. Jatuh cinta tidak punya parameter. Tapi sex?
 
Bagaimana mungkin Anda tertarik dengan perempuan berpantat tepos kalau pujaan Anda adalah Jennifer Lopez?
 
Gimana mungkin Anda tertarik kepada Aming kalau di gymn Anda selalu gak kuat melihat keringat mengucur di dada bidang Personal Trainer?
 
Kalau menurut Anda Ancur Badut sama sekali tidak pintar, gagap, bertindak asal-asalan, licik, keji, dan semua sampah-serapah lain, mau tak mau NS juga berada di frekuensi yang sama. Anda gebleg kalau selama ini memuja dia.
 
Itu yang pertama.
 
Yang kedua, siapa penyebar gosip tersebut? Yang membuatnya berputaran di kancah perbincangan jelas orang biasa. Tapi, siapa pemantiknya? Lalu, gimana kalau ternyata rekaman video kenakalan sejoli tolol itu ada dan siap dilepas kapan waktu dibutuhkan?
 
Gimana kalau rekaman selingkuh FZ, HRS, GN, AS, AAG, dan banyak Super Agent, betul-betul ada?
 
Permainan sudah dikendalikan penuh. Beberapa kampret ribut dengan suara sember mengancam untuk menenggelamkan PDIP dan partai koalisi Jokowi. Halah. Taik.
 
Mereka tak punya kekuatan apa-apa, pun tak memilik daya gedor. Para bohir sudah tersungkur. Ada yang masuk RS, ada yang tersandung kasus PLN,..., macam-macam.
 
Jokowi/Machfud vs Prabowo/Aher?
 
Cebong sila nyelem lagi. Kamu gak dibutuhkan.
 
(Sumber: Facebook Sahat Siagian)
Saturday, July 21, 2018 - 00:15
Kategori Rubrik: