Takmir Ancam Robohkan Masjid

ilustrasi

Oleh : Dafid Fuadi

Masih dari Banyumas

Sekelompok orang yg menamakan diri mereka dari Ta'mir Masjid Al Mubarok Banyumas mengancam akan merobohkan Masjid tsb sehubungan pelarangan shalat jumat dan shalat berjamaah selama pandemi covid 19 ini .
Perlu diketahui bahwa penutupan masjid ini disebabkan karena ada penyebaran Covid-19 di masjid tersebut yg berasal dari salah satu warga yang shalat berjemaah. Orang tersebut diketahui mengikuti ijtima ulama Jama'ah Tabligh di Gowa dan belakangan dinyatakan posotif Covid-19.

Surat dengan kop takmir masjid tersebut ditujukan kepada Bupati Banyumas, Bapak Camat Wangon, Kapolsek Wangon, Komandan Koramil Wangon, dan Kepala Desa Klapagading Kulon.
Dalam surat tertanggal 28 April 2020 tersebut juga tertera tanda tangan sejumlah takmir masjid, yaitu ketua pelaksana, sekretaris, imam rowatib, dan penasihat.

Berikut isi surat tersebut:

Assalamualaikum wr wb

Menimbang Kuputusan Bupati Banyumas Nomor 440/514/2020 terkait pelaksanaan ibadah di masa pandemi Covid-19 dan surat pemberitahuan dari Pemerintah Kecamatan Wangon Nomor 400/259/2020 mengenai seruan agar umat Islam melakukan ibadah wajib dan sunnah di rumah, seruan agar tidak melakukan shalat Jumat dan digantikan shalat Dzuhur di rumah, seruan untuk tidak melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid dan bahwa jika masih ditemukan kegiatan keagamaan sebagaimana disebut di atas, maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Berdasarkan perihal di atas, maka kami Takmir Masjid Al Mubarok bersama jemaah masjid memutuskan hendak MEMBONGKAR dan MEROBOHKAN MASJID AL MUBAROK, karena sudah tidak dibutuhkan lagi adanya masjid di lingkungan kami. Semua aktivitas ibadah sudah dilakukan di rumah masing-masing, sehingga adalah hal mubazir/ sia-sia dengan adanya masjid yang masih berdiri tapi tidak ditempati untuk beribadah sebagaimana lazimnya.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terimakasih.

Wassalamualaikum wr wb.

============

Inilah orang2 beragama tapi tidak memakai ilmu dan akalnya sehingga pikirannya selalu mendapat bisikan dari iblis.

- Nabi Musa itu jelas lebih takut kepada Allah dari apapun tapi beliau berlari dari kejaran tentara Firaun.

- Rasulullah dan Abu Bakar jelas lebih takut kepada Allah dari apapun tapi beliau sembunyi di gua ketika dikejar kafir Quraisy

- Umar bin Khatab jelas lebih takut kepada Allah dari apapun tapi beliau memilih untuk balik ke Madinah daripada lanjut ke negeri Syam yg lagi terkena wabah

dan mereka2 ini telah terbukti manusia2 pemberani dan telah dijamin masuk surga ..., lah KITA INI SIAPA ??

Jadi ini bukan persoalan antara TAKUT dan BERANI tapi upaya mempergunakan akal yg telah diberikan oleh Allah kepada kita untuk berpikir mana yg lebih banyak mudharatnya dibandingkan mamfaatnya ..

sumber : Status facebook Dafid Fuadi

Sunday, May 3, 2020 - 11:00
Kategori Rubrik: