Tak Perlu Cemas dengan Narasi Islam Nusantara

Oleh : Damar Wicaksono

Sampeyan, dulur2 saya, yang lahir, tumbuh dan atau nggolek urip di Jateng, DIY dan Jatim, sejatinya tak perlu ikut cemas atau sensitif (negatif) terhadap frase dan narasi ISLAM NUSANTARA

Lha piye.. 80% ritual dan kultur muslim di 3 provinsi itu kan NU. Nahdliyin sejak lahir kalo boleh saya bilang

Kecuali sampeyan mau njelek2in orang tua dan para pinisepuh yang masih sugeng di 3 daerah itu. Yang sebagian besar kulturnya Nahdliyin

Ndak perlu pula sampeyan sinis dengan minta para pendorong frase ISLAM NUSANTARA untuk mengganti kata ISLAM menjadi SELAMAT opo SLAMET opo seng liyane

Santai wae..
Tenangke pikirmu.

Kecuali (lagi), sampeyan bukan yang lahir dan tumbuh di Jateng, DIY dan Jatim. Yang bisa saja karena tak kenal, maka salah paham tentang ISLAM NUSANTARA

Untuk Anda2 yang salah paham dengan ISLAM NUSANTARA, #AkuRakpopo.

Saya Insya Allah tetep orang Islam.
Silakan Anda2 menghakimi atau mencela saya atau sodara2 sebangsa yang mentasbihkan diri dalam frase ISLAM NUSANTARA.

Masalah dosa, hanya Allah yang Maha Tahu.
Jangan lah yang sudah muslim Anda kafirkan. Tanpa tahu tentang apa kafir itu sendiri

Nyuwun sewu nggih
 
Sumber : facebook Damar Wicaksono
Wednesday, July 11, 2018 - 14:30
Kategori Rubrik: