Tak Ada yang Paling Benar

Oleh: De Fatah
 

Tuhan tidak akan bertanya,..apakah kamu Syi'ah ? Apakah kamu Wahabi ? Apakah kamu Sunni ? Apakah kamu NU ?, Apakah kamu Muhamdiyah ? Karena pada hari itu kita hanya dinilai apakah kita sudah menjadi khalifah fil ardi sesuai kontrak kita, apakah kita sudah menjadi manusia yang sudah memanusiakan manusia

Tuhan bukan tukang sensus penduduk.!. Bahkan lebih ekstremnya Tuhan tidak akan menanyakan apa agamamu. Karena Dia Maha Tahu dan Maha Berhak akan segala sesuatu

 

Tidak semua Syi'ah Sesat, memang ada sebagian yang terlalu berlebihan memuja muja demi kepentingan politiknya. Ada juga Syi'ah yang baik dan benar, toleran, plural dan modern. Mereka memiliki alasan sendiri utk mengimani apa yg mereka yakini benar

Tidak semua Wahabi Keparat. Ada Wahabi yang baik, toleran, menyampaikan ajarannya dengan hikmah, moderat dan kagak usilan. Mereka disiplin untuk kalangan mereka sendiri.

Ada juga Wahabi yang sontoloyo, radikal, urak-urakan, penampilan ngga terurus, usil terhadap amalan orang lain, hobby kapar kapir, mabok dalil, menafsirkan sesuatu dengan tekstual saja, kalo ada terjemahan "si bagong makan dengan ayam" maka mereka akan menafsirkan si bagong duduk suap suapan dengan ayam

Tidak semua ajaran Sunni benar,..ada amalan amalan sunni yang kelewatan berlebihan,..baca ini 1000 x bisa masuk surga, ada tarekat tarekat di Sunni yang terlalu mistik, saking mistiknya kita ngga bisa bedakan mana agama mana tukang sihir. Ziarah Kubur baik, tapi kadang menjadi rancu karena terlalu mengkultuskan yang di dalam kubur bahkan kadang lebih fokus objek bisnisnya daripada hikmahnya dan banyak lagi,..

Tidak ada ajaran yang benar dengan menghinakan, menzalimi ajaran agama orang lain sesat, karena kita akan dihakimi Tuhan berdasarkan keyakinan kita bukan keyakinan orang lain. 
Tuhan tidak akan bertanya berapa banyak kamu sudah menghina Syi'ah, Wahabi, Nasrani, Sunni dan lainnya?. 
Jadi janganlah terlalu flat memandang sesuatu. Memang kadang kala "anjing herder" itu jauh lebih galak daripada pemiliknya.

 

(Sumber: Status Facebook de Fatah)

Sunday, March 5, 2017 - 16:30
Kategori Rubrik: