Tagar 2019GantiPresiden Bukan untuk Dukung Prabowo, Tetapi Demi Eksis-nya PKS

Oleh : Sambasi

Jelang  Pipres Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin masif dalam berkampanye, salah satunya dengan masifnya  membentuk tagar 2019gantipresiden. Diawali dengan gerakan masif di medsos bergulir ke ranah publik bahkan sampai memanfaatkan areal publik seperti arena Car Free Day . Bahkan mirisnya, sampai ibadah pun (berhaji) di selipi dengan kepicikan politik yang diusung mereka. Gerombolan orang-orang mabuk politik  tersebut tak sungkan membawa spanduk, kaos yang bertuliskan #2019ganti presiden di tanah suci.

Kalau dicermati tagar 2019gantipresiden yang diusung PKS  menjadi ‘andalan’ dan jurus penting PKS karena kebingungan dengan upaya untuk menurunkan popularitas Jokowi.  Beragam cara dilakukan seperti mereka mempopulerkan seorang  Neno Warisman, penyanyi old   yang sudah lama tidak terdengar  beritanya  untuk kampanye  kemana-mana membawa tagar tersebut.  Meskipun di tolak di banyak daerah yang disinggahi, toh Neno Warisman tetap teguh menjalankan tugas  dari PKS.

Apakah #gantipresiden untuk mendukung Prabowo terpilih menjadi presiden? Jawabannya adalah TIDAK. Tagar tersebut  tidak semata-mata untuk mendukung kemenangan seorang  Prabowo  sehingga terpilih sebagai presiden 2019 nanti, tetapi semata-mata untuk  kepentingan PKS sendiri yang pamornya mulai surut, tergerus dan terancam gulung tikar pasca berbagai manuver yang dilakukannya dan setelah HTI dibubarkan.

Mengapa  tagar 2019gantipresiden tidak untuk mendukung Prabowo terpilih menjadi presiden? Logikanya sederhana. Jika memang  PKS tulus mendukung Prabowo dan menginginkan Prabowo menang, tentu saja sejak awal mereka akan mengusung #2019dukungPrabowo, atau #2019Prabowopresiden atau #2019gantiPrabowopresiden, dll. PKS sendiri sebenarnya tidak nyakin dengan seorang Prabowo yang akan menjadi presiden. Jadi mereka tidak mau membuat tagar Prabowo presiden.  Selain mereka juga sejatinya tidak peduli sama prabowo. Ibaratnya Prabowo terpilih atau nggak, itu bukan urusan mereka (yang penting mahar sudah di tangan ).

Yang jelas agenda mereka adalah asal bukan Jokowi yang menjadi presiden, karena Jokowi terbukti bersih dari korupsi- KKN, mempunyai rekam jejak yang baik, terbukti mampu bekerja , membawa banyak perubahan baik bagi Indonesia, nasionalis sejati yang cinta NKRI  sampai mati dan yang pasti sulit di setir mereka.

Jadi masih percaya PKS dukung Prabowo?

 

Monday, August 27, 2018 - 14:15
Kategori Rubrik: