Susunisasi Susinisasi

Ilustrasi

Oleh : Budi Setiawan

Tentu sangat terpuji Revolusi Putih yang digagas Pak Prabowo Subianto. Memberi anak-anak golongan miskin makanan tambahan : susu dan kacang hijau. Saudaranya, Pak Hasyim yang sebentar lagi jadi boss Ragunan, membeberkan rencana itu kepada orang yang didukungnya di Balai Kota. Dan gabener bilang usulan itu akan dijalankan bertahap karena cocok dengan programnya dulu ketika jadi menteri.

Tapi belum apa-apa sudah ada tentangan. Adalah Menteri Kesehatan yang menolak gagasan Revolusi Putih. Katanya susu itu mahal. Lebih baik ikan katanya bu Menkes. Jumlahnya melimpah dan murah.

Dan tentu kita setuju dengan pernyataan Bu Menteri. Faktanya, mik Susu itu mahal lho .. Susu apa aja.. ya kan..ya kan.. Jika program susunisasi Pak Prabowo dijalankan berapa sapi yang harus diperah teteknya untuk sekitar 100 juta orang aja. Bukannya, sapi-sapi itu malah mati kesakitan dan sesudah itu impor susu karena susu lokal sudah kempes semua ? Apa kata dunia ?

Lagipula Bu Menkes berkata, “ "Jadi kalian harus mau makan ikan. Bu Susi sudah capek-capek nenggelamin kapal pencuri ikan, masa kalian tidak mau makan ikan?"

Bak gayung bersambut, Menteri Susi juga ikut urun rembuk. Dia setuju dengan bu Menkes. Lebih baik ikan lho.. ketimbang susu. Malah dia tidak keberatan jika Revolusi Putih dijadikan program nasional makan ikan dengan julukan Susinisasi.

Masalahnya, rata-rata tingkat konsumsi ikan di Indonesia cuma 41 kilo pertahun alias cuma 100 gram sehari. Jauh dibanding Malaysia, 70 kg, Singapura 80 kg dan Jepang 100 kg. Dan sepanjang pengetahuan, tidak pernah ada orang yang diare karena makan ikan. Beda dengan susu, yang bisa buat mencret orang yang alergi laktosa.

Jadi gabener baru itu mesti juga mendengar wejangan dua Wonder Women Indonesia itu. Terutama wah gabenernya yang pernah diskak njengkang sama menteri Susi karena berkomentar dengan jurus bango tongtong soal garam

Dan kita setuju. Makan ikan digalakkan. Meski sama-sama sehat. Susu ada lemak dan gulanya lho. Ikan gak ada. Jadi Susu bisa belakangan jika lahan pak Prabowo sudah menjadi peternakan sapi perah unggulan.

Mari kita mam ikan. Sekarang. Ikan tongkol juga boleh. Mik cucunya nanti.. ( mau pagi, malem, besok atau setahun lagi terserah)

*) IIustrasi hanya untuk lucu-lucuan..

Sumber : Status Facebook Budi Setiawan

Sunday, October 29, 2017 - 17:15
Kategori Rubrik: