Susi Pudjiastuti (Lagi)

ilustrasi

Oleh : Aldira Maharani

"Teh, Gimana pendapat Teteh tentang bu Susi tidak jadi Menteri KKP lagi? Tolong tuliskan." Teman Projo bertanya.

Begini,

Ada pertemuan pasti ada perpisahan. Dan ada pertempuran yang harus dimenangkan. Ada juga kekalahan yang tragis. Berkali kali menang. Berkali kali kalah. "Just said It is my way."

Saya senang lima tahun ini menyimak kiprah Ibu Susi sebagai Menteri wanita yang tangguh, pemberani, punya prinsip kuat dan bernyali besar.

Memang kekuasaan membuat mudah bagi kita untuk merubah keadaan secara drastis. Tetapi panggung kekuasaan itu sungguh berat. Tidak selalu yang terbaik yang menang, banyak kompromi yang sering mengiris hati nurani dan menghujam ulu hati.

Tetapi ada panggung lebih lebar dan luas apabila kita memang ingin berbakti sepenuhnya bagi negeri.

Silahkan jadi Presiden jadi Menteri jadi apapun yang anda mau. yang penting adalah bagaimana kerja anda membawa manfaat dan berkontribusi nyata.

Saya pribadi sedih melihat Ibu Susi tidak ada lagi di Kabinet. Tetapi Tuhan telah berkehendak.

Bu Susi, Namamu akan tetap harum, dikenang banyak orang dan tercatat dalam sejarah.

Teruslah berkarya di dalam atau di luar arena. Kau tetap wanita hebat dan manusia penuh manfaat.

Setelah posisimu diganti oleh orang lain, Ibu tidak marah, malah memberi dukungan dan motivasi kepada orang yang menggantikan posisimu.

Kalau Pak Jokowi mengganti ibu, bukan berarti tidak bagus bu. Ibu dikasih waktu untuk lebih dekat dengan keluarga dan fokus mengurus Perusahaan sendiri.

Hidup bukan masalah sekali jadi, bukan perjalanan sekali sampai. Bahkan bisa dikatakan, sekalipun kita memiliki tujuan hidup karena hidup tidak berhenti pada tujuan tersebut.

Bisa dikatakan pula, tujuan bukan merupakan titik akhir, namun lebih kepada babak baru kehidupan.

Terima kasih, bu Susi. Rakyat Indonesia sangat bangga kepada kinerja Ibu selama 5 tahun ini yang telah menyelamatkan kekayaan laut dan menjaga ekosistem laut Indonesia.

Salut dan salam hormat untukmu Srikandi NKRI.

Sumber : Status Facebook Aldira Maharani

 

Friday, October 25, 2019 - 10:30
Kategori Rubrik: