Susi Bukan Orang Suci

Oleh: Iyyas Subiakto
Wanita karang ini dilantik sebagai menteri KKP tgl. 25 Oktober 2014. Dengan betis bertato merak dia jalan pede dibarisan orang bertitel se abrek.
Cukup mencengangkan Jokowi berani mengambil Susi sebagai menteri karena sekolahnya hanya sampai SMP. Konon terjadi perdebatan dgn JK saat memilihnya, namun Jokowi butuh orang gila utk menata laut yg pasang surut dan carut marut karena banyaknya bajak laut.
 
Gebrakan Susi berjalan, kapal pencuri ikan di tenggelamkan, dan dia berhasil mencengangkan dunia, dia diundang kesana sini, sampai jadi dosen terbang ke Havard University, kita semua berdecak bangga, Susi menerima pujian dan sanjungan, karena kinerjanya memang membuat isu menjulang.
Susi, Sri Mulyani, Retno Marsudhi adalah Srikandi Indonesia dgn prestasi. Tapi kita terhenyak saat Jokowi tidak memilih Susi di periode kedua. Jutaan orang bertanya, kenapa, sampai banyak netizen pendukung Jokowi murung, sama seperti saat Jonan tak diteruskan, atau saat Makruf Amin jadi wapres, kenapa bukan Machfud. Namanya netizen, pinternya melebihi presiden.
Kini ramai dan viral beredar banyak foto Susi bersama kel Cendana, bahkan ada foto bersama Anis sdg adu kepala. Netizen terhenyak lagi, Susi langsung dicaci maki. Inilah sifat netizen, kalau lagi senang lgsg horni, begitu tak suka lgsg ejakulasi dini. Kasian Susi, gara² harum Cendana rusak dupa se istana.
Kenapa Susi ke Cendana, banyak isu bercerita, konon dia berhutang di BRI dan Jokowi tak mau membantu, maka dia merapat ke Cendana utk bisa membantu dgn imbalan jadi kroni yg mumpuni. Ya wajar saja, mana ada makan siang gratis. Tapi kapan itu terjadi, apa baru saja atau sudah lama, kok TGB bilang Susi menyumbang 20 bis dari Pangandaran dalam acara kolosal 212, 6 Desember 2016.
Kita liat urutannya..Susi dilantik 25 Oktober 2014 sebagai menteri KKP, 6 Des acara 212 di Monas dia mengirim 20 bis utusan yg pasti KADRUN, berarti 2 tahun dia menjadi menteri dia mulai menusuk Jokowi karena tujuan pertunjukan kampungan 212 itu adalah menurunkan Jokowi.
Pertunjukan kolosal 212 yg banyak di tunggangi oleh politik kepentingan itu ternyata sudah lama di huni Susi, atau dia sejak awal disusupkan, tapi siapa yg menyusupkan.
Tapi biarlah waktu yg menyelesaikan, kita tidak bisa menilai orang saat kita senang dan tidak senang. Kita hargai hasil kerjanya, tapi harus kita waspadai kemana kiblat politiknya. Apakah dia hanya mampir ke Cendana, atau menetap disana, semua itu pilihannya. Yang pasti dia tak akan kembali ke Jokowi, karena BRI lah yg membuat dia jadi kesana kemari, sampai melepas jati dirinya. Atau karena kita yg sejak awal nggak tau dia siapa sebenarnya.
Terima kasih Bu Susi atas jasa yg pernah ada, walau kami kecewa dan terpaksa memihak kepada Abu Janda, karena memang kami harus menjaganya yg sekarang sedang sibuk meladeni ribuan follower baru, yg bermigrasi dari follower Ibu. Jaga kesehatan ya Bu semoga lobster masih bisa membuat moncer !
Dari mantan pencintamu
 
(Sumber: Facebook Iyyas Subiakto)
 
Friday, February 5, 2021 - 23:15
Kategori Rubrik: