Surga

ilustrasi

Oleh : Aldira Maharani

Di weekend pagi ini tiba2 suami saya membuka HP dan langsung memperlihatkan foto ini. Nemu di IG katanya.

Lalu beliau bilang,

"Bagaimana pendapat bunda menyikapi ini."

Saya Jawab,

Untuk Neng Shireen Sungkar semoga tulisan saya ini kamu sempat membacanya.

Masuk surga itu tidak diukur karena kamu sudah hijrah dan dinilai dari selembar kain karena kamu sudah menutup aurat.

Orang yang masuk surga itu semata karena ketaqwaan kepada Allah. Surga itu hanya bonus. Yang paling penting adalah menjadi kekasih Allah.

Dan ukuran masuk surga bukan karena aurat sudah tertutup, tetapi akhlak, perbuatan dan kelakuan kita selama hidup di dunia ini. Tidak ada jaminan masuk surga hanya karena pakaiannya sudah tertutup.

Saya pribadi belum pantas masuk surga. Kenapa? Siapalah saya berharap surga. Saya masih banyak khilaf, dosa, dan kesalahan. Tetapi saya punya cara tersendiri untuk menjadi kekasih Allah. Caranya?

Meningkatkan kualitas umat, dengan membiayai sekolah bagi yang tidak mampu.

Membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk orang banyak yang Insya Allah akan membantu memperbaiki perekonomian keluarganya.

Meningkatkan kesejahteraan hidup bagi yang sudah bekerja namun belum sejahtera.

Dengan begitu mereka akan berkarya, membangun peradaban yang lebih baik bagi umat manusia walaupun saya sendiri tidak hidup dengan bergelimang harta, setidaknya saya tidak menjadi bagian dari propaganda yang hanya menghasilkan buih-buih di tepi lautan. Jumlahnya banyak, tapi kualitas nol.

Mumpung saya dan kamu masih bernafas dan hidup di dunia ini, isilah harimu dengan produktif. Kamu kerja, berkarya, berikan manfaat setidaknya untuk keluargamu sendiri, syukur-syukur kamu bisa bermanfaat bagi orang lain. Bukannya sibuk melulu mengurusi surga dan neraka yang akan terjadi setelah kematian.

Pesan Moral:

Orang berhati besar, jika salah intropeksi diri dan belajar dari kesalahan.

Orang berhati kecil, jika salah menyalahkan orang lain jika yang terjadi tidak sesuai dengan yang dia inginkan dan mencari kambing hitam atas masalah yang terjadi.

Sumber : Status Facebook Aldira Maharani

Saturday, September 21, 2019 - 12:00
Kategori Rubrik: