Surat untuk Pak Prabowo Subianto

Oleh: Yusuf Muhammad

 
Selamat pagi pak Prabowo Subianto, semoga bapak dalam keadaan sehat walafiat. Aamiin...
 
Perkenalkan saya Yusuf Muhammad, yang dulu pernah kagum karena melihat gaya orasi Anda. Tapi syukur alhamdulillah saya merasa terselamatkan dari "jebakan jurang-jurang kegelapan,"
 
 
 
Jujur saya geli mendengarkan orasi Anda yang monoton dari tahun ke tahun isinya sama. Anda mengatakan Tahun 2030 Indonesia akan bubar, Indonesia miskin, kekayaan Indonesia dimiliki asing, dan baru-baru ini Anda mengatakan bangsa kita "sedang sakit."
 
Anda seakan ingin membuat bangsa ini minder, pesimis dan dilanda rasa ketakutan. Benarkah bangsa kita "sedang sakit"?
 
Ya, saya kira pak Prabowo benar, bangsa kita memang "sedang sakit." Apa buktinya? Buktinya ada capres, cawapres, wakil ketua DPR RI, oknum dokter gigi, hingga seorang profesor yang juga mantan ketua umum partai dan ketua umum organisasi Islam bisa ikut menyebarkan hoax.
 
Sudahlah pak Prabowo, saya melihat Anda sudah terlalu lelah. Anda dan tim Anda terlalu sering bicara tanpa data yang akurat. Contoh, Anda mengatakan kekayaan bangsa kita dikuasai asing, tapi faktanya kekayaan bangsa ini sudah banyak yang kembali dikuasai negara.
 
1. Blok minyak dan gas bumi atau yang dikenal dengan blok Mahakam, kini blok tersebut sudah dikuasai PT. Pertamina (persero) setelah 50 tahun dikuasai Asing.
 
2. Blok minyak dan gas bumi atau yang dikenal dengan blok Rokan, kini sudah dikuasai oleh PT. Pertamina (persero) setelah sebelumnya dikuasai oleh perusahaan asing Chevron Pasific.
 
3. Freeport yang dikenal sebagai tambang emas terbesar di dunia, kini 51 persen sahamnya telah dimiliki oleh Indonesia setelah 51 tahun dikuasai oleh Amerika.
 
Wahai pak Prabowo, Anda juga sering berbicara soal hutang negara, tapi apakah perusahaan yang Anda miliki sudah bebas dari tunggakan hutang gaji karyawan? Anda sering bicara soal kemiskinan tapi apakah pola hidup Anda selama ini sudah bisa terlepas dari kemewahan?
 
Dari fakta-fakta tersebut, tampaknya selama ini Anda sedang sakit kalau mengatakan kekayaan bangsa kita dikuasai oleh asing. Karena faktanya justru di era pemerintahan saat ini lah kekayaan bangsa Indonesia bisa kembali dikuasai oleh negara kita.
 
Anda juga sering mengatakan bahwa kita harus berdiri di kaki sendiri. Faktanya siapa yang selama ini membela dan berdiri di pangkuan asing?
 
Ketika Jokowi tegas menekan Freeport, Anda justru mengatakan Indonesia harus menghormati Freeport? Jika Anda katakan kita tidak boleh berpangku tangan pada asing, lantas bagaimana dengan anak dan adik Anda, bukankah mereka selama ini menikmati dan berdiri di pangkuan asing?
 
Bangsa ini memang sedang sakit, pak Prabowo. Sakit karena terlalu sering mendengar orasi Anda yang murahan. Bangsa ini memang sedang sakit, pak Prabowo. Sakit karena tim kampanye Anda mengatakan bahwa orang pertama di Asia Tenggara yang sampai puncak gunung Everest adalah Anda.
 
Bangsa ini sedang sakit, pak Prabowo. Sakit karena ada emak-emak 70 tahun yang habis operasi plastik tapi disiarkan ke publik dia dipukuli dan dikeroyok oleh sekelompok orang. Dan saya percaya bangsa ini akan sakit lebih parah jika negara ini dipimpin oleh orang seperti Anda.
 
Saya akan berdo'a, semoga Anda selalu sehat agar nanti bisa menyaksikan lagi pelantikan pak Jokowi. InsyaAllah.
 
Demikian surat terbuka ini saya buat. Meskipun tipis harapan saya akan dibaca langsung oleh Anda tapi setidaknya surat ini akan dibaca oleh pendukung Anda yang 24 jam nongkrongin lapak pesbuk saya.
Sunday, October 14, 2018 - 16:15
Kategori Rubrik: