Surat Jingga untuk Akang SJ si Artis Tea

Oleh: Denny Siregar
 

Saya tidak ingin mencaci maki atau pun mencerca akang, seperti yang lainnya atas apa yang akang perbuat.

Akang minta di doakan, saya juga doa-kan. Akang bilang kalau apa yang menimpa akang adalah ujian dari Tuhan, saya juga percaya kok. Pokoknya-lah saya percaya pisan apapun yang akang katakan. Pan akang artis, juga sering jadi juri. Setahu saya juri punya kemampuan untuk menilai seseorang, tapi sulit menilai dirii sendiri. Betul kan, kang ?

Akang itu tidak salah kalau perbuatan akang dimaknai sebagai ujian Tuhan. Semua manusia juga begitu kok, cuman karena mereka bukan artis mereka jadi ga keliatan aneh..

Coba aja akang perhatikan, ada orang yang usahanya bangkrut karena keseringan nipu kliennya, bilangnya sedang di uji Tuhan. Ada yang rumah tangganya hancur karena selingkuhan, dia juga bilang sedang diuji Tuhan. Ada yang pantatnya bisulan karena kebanyakan makan telor, bilangnya juga sedang di uji Tuhan. Eta Tuhan apa dosen, sukanya menguji ?

Kan sama aja dengan akang, kan ? Tapi kok mereka malah mentertawakan akang yang tertangkap meng-oral dan berkata sedang di uji Tuhan sih ? Keterlaluan mereka itu, meni pikaseubeuleun... Saya di pihak akang kali ini.

Saya senang pas baca bahwa akang teh sedang puasa waktu ketangkap... Tapi masak gak batal kang waktu meng-oral ? Kan apa yang masuk ke mulut membatalkan puasa ? Oh, mungkin karena gak ditelan ya kang ? Ya ya saya paham kalau gitu.. Eta barudak sok ngarti nya kang ? Siga congcorang ribut wae.

Dulu saya kira gagah pisan akang teh mau poligami.. Jarang lho kang ada lelaki yang bisa ber-poligami. Eta butuh keberanian tersendiri. Eh ternyata akang itu jauh lebih berani. Akang bisa poligami sekaligus poliandri berbarengan. Ibaratnya, akang itu minum kopi panas sambil split kaki kanan di atas, kaki kiri di belakang. Hebat euy.. Teu nyangka jago pisan. Bisa pabalieut kitu...

Nu hebat lagi akang teh ternyata bisa oge pake dasteran, seperti habib-habib.. Pasti akang kalo ngomong ke brondong teh pake antum2 ya kang ? "Antum mau oral ?" "Henteu kang, ana mah tiasa pake Pepsodent.."

Ah, akang mah meni lucu, jenggotan pisan. Geli-geli badai eta jenggot kena paha. Cetar membahenol, kata orang+ orang mah. Kalau komik siga tokoh saha nya ? Oh iya, Lucky Luke kang... Tapi yang tokoh kuda-nya.

Hehe, sudah ah kang.. Sudah malem.. Akang jangan down ya, meski musibah menimpa akang sekarang ini.. Bilang aja ke pak polisi, bahwa akang begini ini karena faktor Genetik, pasti pak polisi akan simpati deh, malah mungkin akan memasang gambar pelangi di sel akang...

Dah akang... Empat kali empat sama dengan enam belas. Semprat gak semprat harap di balas ya .."

"Kok semprat sih ? Bukannya sempat ?"
"Maaf, sudah brool.."

 

(Sumber: Facebook Denny Siregar)

Sunday, February 21, 2016 - 10:15
Kategori Rubrik: