Surani, Penganut Penghayat Kepercayaan yang Menjadi PNS

ilustrasi

Oleh : Ditya

Surani, tinggal di Bandungan kabupaten Semarang. Dia adalah satu satunya yg dilantik menjadi PNS yang menganut agama Penghayat Kepercayaan Pada Tuhan YME. Sekarang Surani bekerja sebagai guru SD di Limbangan, Kab. Kendal.

Mendaftar PNS di tahun 2018 diawali dengan keragu raguan karena banyaknya cerita dari rekan rekan penghayat tentang sulitnya mendaftar PNS. Apalagi agamanya yg masih belum diakui sepenuhnya seperti 6 agama yg lain serta latar belakang pendidikannya yang D2 PGSD terapan dari Univ Katolik Soegijapranata Semarang dan S1 dari Universitas Terbuka.

Awalnya Surani hanya iseng membuka link pendaftaran CPNS. Setelah mengetahui pada kolom agama ada pilihan “lainnya”, dia memantapkan niatnya untuk mendaftar.

 

Surani merasa, kebijakan panitia pendaftaran CPNS yang memasukan kolom “lainnya” dalam kolom agama sangat progresif. Tanpa itu semua, Ia hampir dipastikan tidak dapat mendaftar dan menyelesaikan berkas persyaratan sebagai PNS.

Setelah Dinas Kepegawaian tahu bahwa Surani Penganut Kepercayaan, ia selalu dilibatkan dalam pembuatan soal. Meskipun saat itu belum sumpah PNS, Surani telah masuk menjadi anggota tim perumus soal soal utk penghayat kepercayaan.

Diterimanya Surani menjadi PNS, membuat kalangan umum dan internal kaum penghayat kepercayaan tidak percaya. Mana mungkin?. Bahkan sampai ada seorang yang minta fotokopi KTP Surani untuk membuktikan bahwa pekerjaannya adalah pegawai negeri.

Semoga kedepan banyak pemerintah daerah yang sejalan dengan pemerintah pusat yg mengakui keberadaan Penghayat Kepercayaan. Sehingga mereka mempunyai hak dan kewajiban yg sama, tdk berhenti hanya pada kolom 6 agama saja.

Sumber : Status Facebook Ditya

Sunday, September 6, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: