Sumber Ketertinggalan Indonesia

ilustrasi

Oleh : Luhut Gultom

Mengapa kita tertinggal?
Disaat umat lain memproduksi gadget, televisi, AC dan kebanyakan alat elektronik isi rumah kita. Sedangkan kita, masih sibuk memperdebatkan halal haram ziarah kubur, cara sukses poligami dll.

Mengapa kita tertinggal?
Disaat umat lain sedang alih energi dari minyak bumi ketenaga surya, angin, atau air, kita malah berperang dengan saudara seiman untuk merebutkan minyak bumi. Disaat umat lain mencari jalan mengirim makanan via drone, kita masih berdebat masalah tahlil.

Mengapa kita tertinggal? Disaat negara lain memproduksi alat perang. Kita berebut membelinya untuk menginvasi atau bertahan dari serbuan negara saudara seiman sendiri hanya berebut sumberdaya, berbeda pandangan politik atau mazhab.

Mengapa kita tertinggal? Disaat negara lain mengeksplore alam semesta, kita masih berkutat meributkan perseteruan Sunni vs Syiah, do'a qunut, musik, lukisan, 72 bidadari, kunci surga, dll

Mengapa kita tertinggal? Disaat umat lain sedang berlomba-lomba ramai membuat kendaraan listrik. Kita masih berkutat dengan bendera PKI.

Mengapa kita tertinggal? Disaat umat lain menemukan vaksin, obat TBC, Malaria, Ebola, dll. Kita hanya berenang dan bahagia cuma jadi tukang stempel halal.

Mengapa kita tertinggal ?
Karena kita terlalu sibuk mempersoalkan hal-hal tak berguna. Membesar-besarkan hal sepele. Mengajak Tuhan dalam perkara yang seharusnya bisa diselesaikan Pak RT.

Mengapa kita tertinggal? Karena kita miskin teknologi. Mengapa kita miskin teknologi? Karena kita tak biasa berpikir merdeka, sudah nyaman dibelenggu dogma abad ke 7. Pikiran kita dipenjara dalam ruang yang sangat sempit.

Apa yang dilakukan oleh dunia islam sekarang ini ? Hanya jadi penonton. Kadang gembira, kadang sedih dan kadang marah. Pastinya, menyalahkan China, Yahudi, Nasrani dan Amerika, itu pakemnya.

Sumber : Status facebook Luhut Gultom

Saturday, June 6, 2020 - 11:00
Kategori Rubrik: