Sulap Anggaran Di Pemprop DKI

Jadi pembahasan APBD kemarin cuma basa basi karena nyatanya RAPBD sama sekali tidak berkurang. Nambah malah iya.

Sekarang kita bersandar pada Kementerian Dalam Negeri untuk kurangi lagi APBD DKI yang gabener itu. Kita minta seefisien mungkin karena gabener dan wagabener ngakunya mau nyisir tuh anggaran tapi nyisir rambutnya sendiri biar kinclong. Mereka tidak berani menghadapi ulah deperdeh yang menurut BBC sekarang tebel kantong celananya karena bisa nilep anggaran. Gak kelaparan dan kehausan lagi.

Kita berharap betul Kementerian Dalam Negeri merombak RAPBD 2018 sebelum dikunci. Termasuk menghapus dana hibah untuk yayasan yang alamatnya aja numpang.

Komen pedes ini semata mau selamatin duit kita. Kita pelototin dan congorin orang-orang yang coba ambil duit kita dengan cara-cara yang licik. Dan si gabener dan wagabener gak bisa diandalin jaga duit kita. Jadi kita gak setuju dengan imbauan agar kita diemin kelakuan gabener dan wagebener . Kita sodok terus agar mereka gak ngawur dan sadar bahwa mereka tidak bisa seenaknya ngobok-ngobok Jakarta.

Jangan takut dengan dugaan aksi terlihat bloon-bloonan mereka itu sebenarnya kamuflase untuk pemenangan 2019. Mereka berdua itu cermin buruk bagi partai dan pendukungnya kok. Kegagalan mereka bakal jungkelin siapapun calon dari gerombolannya nanti. Pelototan dan congor kita bakal bikin perih pantat orang yang memainkan isu SARA untuk kekuasaan.

Gak bakalan Jokowi kalah kok..Bahkan lewat ulahnya gabener dan wagener , rakyat Indonesia tahu bahwa betapa sontoloyonya orang yang kepilih pake isu SARA. Semuanya bakal bilang amit-amit jabang jengkol.

Mirisnya, yang ngedukung mereka sekarang pura-pura budek dan buta.

Kenapa? Karena mental mereka mental inlander.

Mental budak.

Laper marah kenyang bego.

Sumber : Status Facebook Budi Setiawan

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *