Sudah Ada Aturan, Anies Mau Buat Larangan Takbir diatap Bus

ilustrasi
Oleh : Dahono Basuki
 
Anies Baswedan mau bikin aturan larangan menaikkan penumpang keatas atap bus, ternyata itu sudah ada UU dan sanksinya
.
"Aturannya nanti apa nanti kita cek apakah harus pakai pergub, apakah harus pakai perda. Nanti kita atur. Tapi harus ada aturan yang memberikan sanksi kepada penanggung jawab kendaraan dan penanggung jawab kendaraan adalah sopir, pengemudi," ujar Anies Baswedan
.
Apa sanksi bagi supir bus yang menaikkan penumpang ke atas atap bus, di saat penumpang di dalam bus sudah penuh? Dan undang-undang nomor berapa dan pasal berapa yang mengatur pelanggaran yang dilakukan supir bus tersebut?
.
Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Persyaratan teknis ini salah satunya terdiri dari pemuatan. Yang dimaksud dengan "pemuatan" adalah tata cara untuk memuat orang dan/atau barang. Pengemudi dan/atau Perusahaan Angkutan Umum barang wajib mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) UU LLAJ.
.
Ancaman pidana bagi yang melanggarnya adalah dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah). Namun, apabila pengangkutan hingga melebihi daya angkut itu menyebabkan kecelakaan lalu lintas, sanksinya berbeda-beda tergantung pada kecelakaan yang diakibatkan. 
.
Secara aturan soal standar pelayanan angkutan orang, Perusahaan Angkutan Umum wajib memenuhi standar pelayanan minimal yang meliputi:
 
a.    keamanan;
b.    keselamatan;
c.    kenyamanan;
d.    keterjangkauan;
e.    kesetaraan; dan
f.     keteraturan.
 
Pada dasarnya, Pengemudi Kendaraan Bermotor Umum dapat menurunkan penumpang dan/atau barang yang diangkut pada tempat pemberhentian terdekat jika penumpang dan/atau barang yang diangkut dapat membahayakan keamanan dan keselamatan angkutan.
.
Jadi, pengemudi bus seharusnya dapat melihat bus yang sudah penuh dan tidak boleh melebihi muatan dengan mengangkut penumpang ke atas atap karena dapat membahayakan dan keamanan dan keselamatan angkutan. Oleh karenanya, ia semestinya menurunkan penumpang tersebut di tempat pemberhentian terdekat, bukan malah mengangkutnya dan menaikkannya ke atas atap bus.
.
Jika pengemudi bus tidak mematuhi ketentuan tentang pemuatan ini, maka sanksinya mengacu pada Pasal 307 UU LLAJ:
.
Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor Angkutan Umum Barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).
 
Sumber : Status Facebook Dahono Basuki
Thursday, June 6, 2019 - 17:15
Kategori Rubrik: