Suat Buat Para Fans Rocky Gerung

ilustrasi

Oleh : Judiarso Kurniawan

Entah siapa Rocky Gerung itu. Buat saya dia bukan siapa2. Kalau ada yang bilang dia tokoh akademisi yang kritis, itu bohong. Akademisi mustinya mampu berpikir kritis terhadap pihak mana yang pantas dikritisi. Kalau cuma bisa mengkritisi salah satu capres sementara capres yang satunya lagi yang lebih pantas dikritisi malah tidak dikritisi,

itu bukan akademisi melainkan timses capres yang tidak dia kritisi. Bisa juga simpatisan belaka. Apapun argumen2 yang dia keluarkan, semua sarat dengan tendensi menyesatkan sekalipun dibawakan dengan bahasa yang terkesan intelek. Apalagi dia punya kebiasaan menyebut dungu terhadap apa saja yang dia anggap tidak sesuai dengan jalan pikirannya. Ini gegabah dan kurang paham soal urusan adab. Makin tinggi level keilmuwan seorang akademisi, mustinya semakin paham kalau gegabah dan tidak menghargai adab itu hal yang pantas dijauhi.

It's okelah kalau memang Rocky Gerung tidak malu memilih cara gegabah dan menganggap adab tidak penting sebagai cara dia menunjukkan siapa dirinya sebenarnya kepada publik.

Rocky Gerung ditanya knp yg dia kritik selalu Jokowi melulu, Prabowo kok nggak. Dia jawab Prabowo ga punya prestasi, apanya yang mau dikritik? Tentu saja jawaban seperti ini membuat semakin terang pikiran saya mengenai siapa Prabowo yang dibela Rocky Gerung secara diam2.

Pantas saja Prabowo kerjanya ngritik, nyinyir sama nyebar hoax melulu. Mau bikin prestasi gimana orang tidak punya kemampuan berprestasi? Rocky Gerung saja mengakui. Kasihan juga sih si Prabowo itu. Usia sudah aemakin tua, prestasi ternyata tetap tidak punya juga, tapi memaksakan diri untuk ikut nyapres lagi.

Lalu apanya yang bisa diharap dari Prabowo? Tidak mampu mengukir prestasi tapi malah didukung untuk dijadikan pemimpin bangsa, sementara lawannya dari waktu ke waktu semakin banuak prestasinya. Rocky Gerung sering menyebut pihak lain yg beda pendapat dengan dia dengan sebutan dungu. Yang dungu sebenarnya siapa?

Sumber : Status Facebook Eyang Judiarso

Tuesday, January 29, 2019 - 21:00
Kategori Rubrik: