Somad Cuma Umatnya Rasulullah

Ilustrasi

Oleh : Yusuf Muhammad

Ketika aku membela Nabiku karena jelas telah dihina dan direndahkan oleh Ust Abdul Somad saat acara Muktamar HTI di Riau, aku justru malah dituduh oleh penggila UAS telah menjelekkan dan memfitnahnya.

Emang mana kalimat yang memfitnah? Mana kalimat yang menjelekkan?

Kurang jelas apa video ucapan UAS yang telah merendahkan Nabi Muhammad SAW? Kurang jelas apa video UAS yang telah menghina Nabi Muhammad SAW? Kurang jelaskah kesombongan UAS yang berulang kali ditampakkan?

Jika benar aku telah menjelekkan dan memfinah UAS, maka aku akan sangat bersedia untuk meminta maaf kepadanya. Bahkan untuk mencium kakinya pun aku rela, asalkan UAS mau meminta maaf atas ucapannya yang telah merendahkan Rosulullah SAW. Aku tidak rela Nabiku direndahkan dan dihinakan seperti itu.

Kok bisa aku membela Rosulullah SAW dan mengingatkan UAS malah dituduh oleh pendukung menyerang sesama muslim dan mengadu domba.

Bahkan demi membela UAS, pendukungnya malah menyuruh saya untuk menyerang fitnah dari kaum kafir di Indonesia. Bukannya menuntut UAS meminta maaf malah membabi buta menyuruh kaum kafir di Indonesia diserang. Siapapun yang memfitnah itu ya harus dilawan, bukan hanya dari kaum ini itu. Paham?

Apa susahnya sih UAS meminta maaf atas ucapannya? Apa UAS gak bisa salah? Semulia itukah UAS dibanding Nabi Muhammad SAW hingga dia enggan untuk meminta maaf?

Wahai pendukung UAS, emang siapa yang akan menangisi dan memberi kalian syafa'at nanti di Padang Mahsyar? Bukankah Rosulullah SAW? Kalian pikir UAS akan menolong kalian? Kalian pikir UAS akan menangisi kalian? Tidak! karena dia akan sibuk memikirkan dirinya sendiri.

Beruntung UAS hidup di zaman sekarang, coba kalau hidup di zaman khalifah Umar Bin Khatab, entah jadi apa dia kalau berani berucap yang merendahkan dan menghina Nabi. Jangan hanya demi memuaskan nafsu politik HTI lantas kau tega merendahkan Nabi.

Sumber : Status Facebook Yusuf Muhammad

Thursday, January 11, 2018 - 17:00
Kategori Rubrik: