Soal Realokasi Dana BOS

ilustrasi

Oleh : Dinar Kusuma

Kebijakan mas Nadiem soal 50% dana BOS utk guru honorer, masih menuai polemik. Krn ternyata ribuan guru honorer belum memiliki NUPTK. Krn honor tsb syaratnya hrs punya NUPTK..
Pdhl 50% di sekolah negri di kota yg ngajar rata2 guru honorer.. (Hah?)
Apalagi di kabupaten, 90% guru honorer. Pnsnya 1 saja, kepsek. (Hah? 2)

Tapi soal tunjangan profesi guru, bu SM sudah keluarkan sekitar 75 Trilyun.. (Hah? 3)
(Saya yg lagi ngantuk2 sambil nunggu lampu hijau kembali, kaget. Banyakkkk juga ya makcik Sri
Ini karena gemuknya mata pelajaran sehingga jumlah guru dibutuhkan juga sangat banyak.
Kalau nanti makin banyak sekolah, makin banyak mata pelajaran, akan makin banyak juga guru, sehingga tunjangan yg dikeluarkan negara juga makin banyak...
Kalau mau mengurangi, ya reduksi aja mata pelajaran. Tp ini hal yg tidak sederhana, karena pasti membuat pengangguran baru.

Sampai di sini saya sudah tidak dengar lagi. Saya sibuk kalkulasi angka dibanding hasil didikan yg terhampar di depan mata. Pembicara yg meminta mendik jgn kpar2 saja, tp bebaskan sekolah dlm memanfaatkan 50% dana bos td utk guru honorer, tp jgn pakai syarat NUPTK. Bebaskan aja di masa transisi ini, katanya.

Saya pikir, harus tetap ada standar pendidik. Jgn sampai menghasilkan anak2 yg berfikir renang bisa menyebabkan kehamilan, atau kesalahan pembina adalah kesalahan kegiatan pramuka. Ini entah bagaimana mengurainya... tapi aturan dibuat untuk mengendalikan. Krn manusia punya kemampuan imajinasi yg luar biasa.

Saya cuma berharap mas Nadiem, anak2 ke depannya tidak dibebani kurikulum buerat tapi abai pd etika. Sehingga bahasa sehari2 yg digunakan bukan lagi bahasa santun, tp mirip preman2 perjudian.
Jaman sy sekolah hingga anak2 sy di Palangkaraya dulu, anak2 fisiknya sebaiknya di bangun dg olahraga pagi secukupnya sblm belajar, shg mereka bersentuhan dg sinar matahari yg kaya vitamin D, dan sepanjang hari anak2 ini bugar. Bukan disuruh latihan beban tas yg beratnya luarbiasa. Jgn heran kalau cedera punggung dan tulang bengkok sering dialami anak2 yg serius belajar dan taat guru..

Sumber : Status Facebook Dinar Kusuma

Tuesday, February 25, 2020 - 08:00
Kategori Rubrik: