Skenario Gagal, Ratna Sarumpaet Di Korbankan

Oleh :  Fajar Budiono

Drama isu penganiayaan Ratna Sarumpaet terbongkar sudah manakala  anggota tim kampanye Prabowo-Sandiaga Uno ini tidak bisa berkutik  saat polisi menyodorkan bukti kebohongannya. Dengan berlinang air mata, akhirnya Ratna meminta maaf kepada masyarakat terutama kepada Prabowo yang katanya sudah ia bohongi. Prabowo dan koleganya seperti Fadli Zon, Rachel Maryam, Fahri Hamzah, anak Amie Rais dan sejumlah orang lingkaran inti Prabowo mulanya dengan pedenya menyatakan keprihatinan dan sekaligus tuduhan telah terjadi penganiayaan terhadap Ratna yang menyebabkan wajahnya bonyok. Tanpa mencari kebenaran dari cerita Ratna Sarumpaet, Prabowo dkk membuat pers realese yang ujung-ujugnya menyalahkan pemerintah.
Ratna Sarumpaet sendiri menyatakan ia telah membohongi Prabowo cs, dengan dalih kebohongannya bermula hanya untuk membohongi anak-anaknya.  Dengan kata lain, Prabowo cs sebenarnya tidak tahu kalau ia telah di bohongi Ratna Sarumpaet.
Lantas, apakah anda percaya kalau Prabowo hanya di bohongi?  Kalau saya, tentu saja  jawabannya adalah TIDAK PERCAYA.

Begini analisanya. Prabowo dan orang-orang dekatnya adalah politisi ulung, terpelajar , yang sudah malang melintang di dunia politik.  Artinya segala sesuatu yang mereka lakukan tentu sudah terukur, sudah cermat dilakukan dan melalui rencana yang matang. Pun seorang Prabowo pernah lama di militer yang nalarnya ia tahu persis kalau orang dianiaya itu harusnya melapor ke polisi atau jika mengalami trauma berat. pasti kelihatan. Paling tidak ia ingat  karena ia berperan di dalamnya ketika tahun 1998 beberapa aktivis di tangkap   bahkan ada yang dihilangkan nyawanya. Tentu saja ia tahu bagaimana sikap orang  yang sedang mengalami trauma.

Nyatanya saat ia bertemu dengan Ratna Sarumpaet  sempat gobrol dan kemudian dengan pedenya memberikan pernyataan pers. Bahkan ia berniat akan melaporkan kasus penganiayaan tersebut kepada Jendral Tito, Kapolri. Artinya, Prabowo cs tidak mungkin kalau tidak tahu scenario ‘pengebukan’ Ratna Sarumpaet tersebut. Sangat sulit di terima nalar sehat kalau  Prabowo cs tidak tahu dengan pertimbangan  seperti diatas.
Satu yang dilupakan Prabowo cs, scenario penganiayaan tersebut tidak terlalu rapi, karena mereka lupa kalau Polri pasti akan bergerak cepat karena isu yang bergulir demikian cepat dan meresahkan. Apalagi isu tersebut sudah digoreng untuk kepentingan menuju Pilpres 2019.

Ratna Sarumpaet dikorbankan?
Analisa saya, karena scenario mereka terbongkar, mau tidak mau harus ada yang dikorbankan. Dan pilihan jatuh kepada Ratna Sarumpaet , sang korban jadi-jadian. Ibu tua ini harus rela menjadi martil untuk menutupi bobroknya scenario busuk yang mereka lakukan untuk menyerang Jokowi. Apalagi  Ratna masuk dalam jurkam Prabowo, paling mudah mengumpankan ia dibandingkan dengan menghancurkan Prabowo cs.
Kenapa Ratna di korbankan?Padahal seorang Ratna Sarumpaet selama ini gigih di barisan pembela Prabowo, ia lakukan apapun demi Prabowo junjungannya . Bahkan dalam setiap kesempatan Ratna selalu nyinyir, mengkritik pemerintah asal-asalan  tanpa akurasi data dan menjadi pendukung setia Prabowo. 

Kini,  semua  yang nalarnya sehat  bisa menilai bagaimana integritas, moral Prabawo bukan? Orang yang setia padanya saja ia korbankan, apalagi rakyat (jika ia berkuasa).  Maka bisa dipastikan jika ia akan  mudah mengorbankan orang lain demi kepentingannya sendiri.  
#2019jangansalahpilih
#2019JokowiLagi
#prabowo capreshoax

Thursday, October 4, 2018 - 22:30
Kategori Rubrik: