Silahkan Candain Hanum Tapi Jangan Lecehkan Profesi Dokter

Ilustrasi

Oleh : Dwi Avianti Budihabsari

Oke... oke....
Tapi mbok ya tolong dong, kalau mau becandain si hanum jangan ikut merendahkan profesi dokter hewan atau dokter gigi hewan.

Mau satire mau sarkas. Sumpah nggak lucu tahu.

Inget saat tahun 1995.
Menjadi dokter hewan adalah PILIHAN PERTAMA, sampai waktu itu banyak yang melongo kenapa saya memilih sekolah di jurusan dokter hewan. Pada nanyain besuk kalau sudah lulus mau jadi apa. Ada yang nanya kok nggak dokter umum aja? Meski di universitas swasta yang penting lulus jadi dokter. Ini sekolah dokter hewan, kalau lulus mau jadi apa?

*ya jadi dokter hewan, akhirnya aku menjawab begitu ke salah satu dari merek yang terheran-heran dengan keputusanku.
(Lah, aku juga bisa kali kalau ikut UMPTN masuk kedokteran umum).

Dan setelah aku masuk dan mengikuti jadwal mata kuliah semuanya di Fakultas Kedokteran Hewan, baru aku tahu, betapa beratnya sekolah dokter hewan. Dan begitu lulus, apresiasi thd dokter hewan sangat rendah.

Awal2 praktek, meyakinkan kepada masyarakat bahwa dokter hewan itu ada dan bisa menangani hewan2 mereka juga sangat sulit.

Makanya bukan saya kehilangan SENSE OF HUMOR, tapi kalau sudah menyinggung profesi dengan komen2 merendahkan dokter hewan, lama2 saya gatel untuk tidak meluruskan mereka yang memang belum tahu.

Ha ha....... *selfi di parkiran sebelum masuk kandang sapi.

Sumber : Status Facebook Dwi Avianto Budihabsari

Sunday, November 11, 2018 - 19:30
Kategori Rubrik: