Sikap MUI terhadap Calon Kapolri

Oleh: Erizeli Bandaro
MUI berpendapat agar Jokowi arif dalam memilih calon Kapolri. “ "Presiden hendaknya kalau akan mencalonkan dan menunjuk seseorang menjadi kapolri pertimbangannya tentu tidak cukup hanya didasarkan kepada kedekatan, loyalitas, dan profesionalitas saja tapi harus lebih luas dari itu," kata Wakil Ketua MUI Anwar Abbas, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/1/2021).
Calon Kapolri ada lima yaitu Wakapolri Komjen Gatot Edhy, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli, dan Kalemdikpol Komjen Arief Sulistyanto. Salah satu yang beragama kristen adalah Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Jadi peringatan MUI itu ditujukan kepada salah satu calon Kapolri.
 
Sudah 3/4 abad kita merdeka, masih juga kita belum pernah dewasa sebagai bangsa. Sudah jelas bahwa negeri ini didirikan dengan platform Pancasila, bukan agama. Jadi dalam kehidupan bernegara ukurannya bukan agama tetapi Pancasila. Artinya MUI harus memahami bahwa Indonesia rumah besar bagi semua agama.
Seharusnya MUI mencerahkan umat agar mereka paham bahwa negeri ini melindungi hak umat melaksanakan kewajibannya atas keimanannya. Namun mematuhi hukum dan UU adalah juga bagian dari akhlak islami. Sehingga umat bisa memisahkan wilayah agama dan hukum. Negara tidak pernah mengkriminalkan ulama. Di hadapan hukum siapapun sama. Kalau sampai orang kena kasus pidana, itu karena dia melanggar hukum. Tidak ada kaitanya dengan profesi atau statusnya.
Kalau MUI tidak mau ambil bagian dalam pendidikan karakter bangsa, negeri ini sangat renta diadudomba diatas perubahan zaman yang cepat. Kita tidak akan bisa menghadapi tantangan besar masa kini dan masa depan apabila masalah sekterian tidak pernah tuntas. Umat beragama seharusnya masarakat yang tangguh, yang tidak mudah cemburu imannya kepada orang yang berbeda agama. 
Pilihan agama itu soal hidayah Tuhan. Janganlah orang dibelenggu karirnya hanya karena Tuhan memberikan hidayah kepadanya beragama kristen. Pemaksaan beragama, itu menentang Al Quran. Semua kitab bersikap sama.
 
(Sumber: Diskusi dengan Babo)
Tuesday, January 12, 2021 - 22:45
Kategori Rubrik: