Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019

ilustrasi

Oleh : Aldira Maharani

Ada yang menarik perhatian saya saat Sandiaga Uno mengatakan, sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di MK bukan soal menang dan kalah.

Proses tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan sendi bernegara. Dia berharap seluruh Majelis Hakim, anggota KPU, dan TKN Jokowi-Ma'ruf menjaga martabat hukum, Politik dan menjaga kejujuran.

Menurut saya statement dia Itu tidak benar dan bohong. 
Yang benar itu kelompok mereka bertujuan ingin merebut kekuasaan guna mengamankan kepentingan yang bersifat duniawi, karena itu segala perbuatan keji seperti Hoax, fitnah, bohong akan dilakukan.

Bahkan Paslon 02 meminta MK memutuskan Prabowo Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih dan memerintahkan KPU melakukan Pemilu ulang diseluruh Indonesia atau di Propinsi2 dimana Prabowo kalah.

Mereka lupa kalau Prabowo sudah mengikuti Pilpres selama 3 kali dan gak pernah menang, mau diulang berapa kali juga tetap saja akan kalah.

Gitu aja terus sampai Doraemon dan Dora nikah, kemudian Dora hamil dan punya anak. Sungguh itu mustahil, penuh hoax, dan kebodohan tanpa batas.

Pesan Moral :

Moralitas terbentuk dari ajaran Agama, Budi pekerti dan lingkungan pergaulan sehari-hari. Pilihlah moralitas subyektif anda sendiri dan usahakan agar moralitas subyektif anda tidak bertabrakan dengan moralitas obyektif.

Contohnya pada waktu memilih bergabung pada kelompok 01 atau 02, anda harus tahu moralitasnya masing-masing. Jangan terlibat dalam perdebatan bertele-tele karena kalau standard moralnya berbeda, omongannya pasti gak akan ketemu alias gak nyambung.

Sumber : Status Facebook Aldira Maharani

 

Monday, June 17, 2019 - 21:30
Kategori Rubrik: