Siapa yang Tak Percaya Teroris itu Nyata?

ilustrasi

Oleh : Nurul Indra

Pernah baca komentar netizen atau malah tulisan influecer yang mengatakan teroris itu tidak ada atau hanya rekayasa? Coba perhatikan, siapa yang membuat opini seperti itu.

Beberapa kali yg aku temui, mereka yg gak percaya keberadaan teroris, atau menganggap hal itu hanya rekayasa, adalah dari golongan ekstrimis. Mereka mudah membuat asumsi umat islam tersakiti, meyakini virus corona adalah azab untuk China, tidak paham dan tidak besa menerima perbedaan tafsir quran bab jilbab, khamr, pemimpin non muslim, pemimpin wanita dan semacamnya.

Entah dari mana narasi teroris hanya rekayasa. Padahal, kejadiannya ada dan nyata, pelakunya ada dan mengakui (yang masih hidup) korbannya juga ada. Mereka bisa membuktikan sendiri.

 

Kalau saja orang2 yg berpotensi bisa diajak mendukung terorisme. Misal, berhasil dipengaruhi untuk mengikuti ulama yang mereka pilihkan, mengikuti pemikiran mereka untuk jihad minimal jihad online terlebih dulu, semangat mendakwahkan perihal halal haram dengan keras, menyebut yg mengemukakan adanya tafsir berbeda itu salah dan sesat. Mereka percaya teroris itu ada, maka mereka bisa berpikir ulang untuk mengikuti ulama dan aliran ekstrem tetsebut.

Jika target potensial itu tidak percaya adanya teroris (tidak percaya kalau mereka beragama Islam), yg membuat narasi seperti itu berharap si target istiqomah mengikuti ulama dan ajarannya.

Di indonesia, target potensial ini dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

Sumber : Status Facebook Nurul Indra

Thursday, February 6, 2020 - 11:15
Kategori Rubrik: