Siapa Pendukung Setia Jokowi?

Ilustrasi

Oleh : Maman Ali Haedar

Menurut pendapatku, hampir semua partai enggan mencalonkan lagi Pak Jokowi untuk jadi President, termasuk PDIP.

Lhaa kan sudah ada 3 partai yang dengan tegas mencalonkan Pak. Jokowi seperti Nasdem, Golkar dan Hanura - ketiga partai itu sebenarnya Golkar dengan parfum yang berbeda saja, tapi hakekatnya ya Golkar juga - di ahir rezim Orba, Golkar memang memecah diri menjadi : Gerindra, Nasdem, Hanura, Demokrat, dan Golkar itu sendiri.
Jadi sejatinya idiologi mereka itu sama percis, yaitu sama sama tidak memiliki idiologi - kalaupun di sebut idiologi, maka idiologinya pragmatis saja : yang penting berkuasa.

Kenapa partai² enggan mencalonkan pak Jokowi ?, pertanyaannya mesti di balik - apa yang di dapatkan partai dengan mendukung Jokowi ?. 
Diawal kekuasaan 1 - 2 tahun pertama, betapa marah dan enggannya PDIP terhadap Jokowi, kritik tajampun berhamburan justru dari arah elit PDIP, padahal jatah mentri paling banyak, maka "petugas partaipun" terucap dengan lugas, semua itu bermuara karena 
" sedikitnya yg di dapat partai ".

Bagaimana dengan partai islam, utamanya kaum modernis yg paling lantang bersuara..? lha apa kurang jelas demo berjilid jilid dan kecaman bertubi tubi di media sosial serta seluruh potensi pengerahan masa tumplek blek berdiri secara diametral dg Pak Jokowi ?! - hakekat penyebabnya sama juga, " kami tdk di untungkan dan tidak dapat apa apa...! "

Lalu bagaimana sikap pak Jokowi ? saya kira bagi beliau mau dicalonkan lagi boleh, tidak ada yang mencalonkan ya sudah - baginya : " Nothing to lose" saja.
Masa jabatan bagi beliau akan berahir 2019, infrastruktur harus selesai, landrefrom dg sertifikasi geratis sebanyak mungkin diserahkan, dana desa tersalur dengan baik, subsidi yg memberatkan APBN dan meninabobokan rakyat harus di tata agar rakyat bangun dari kemalasannya, subsidi di alihkan dari konsumsi ke produksi, infrastruktur pertanian harus diperkuat untuk kemandirian pangan kelak, BUMN sebanyak mungkin IPO agar transparan dan tdk mudah jadi sapi perahan, bunga bank untuk kredit mikro sekecil mungkin agar UKM tumbuh dll.
Pak Jokowi seperti tidak ada urusan dengan tahun pilpres 2019. Apakah dg demikian tidak ada usaha ke arah sana ?, usaha tentu ada, ke inginan ada - hanya beliau enggan bargaining dengan hal2 prinsip - itu saja.

Apakah kelak benar semua partai rame rame hengkang dari mendukung pak Jokowi, termasuk PDIP..? belum tentu..! - elektabilitas yg terus naik, kinerja yang kinclong, infrastruktur yg menggeliat dan kehangatan pribadi pak Jokowi dengan rakyat yg aduhai - adalah bunuh diri bagi partai, jika tidak mau mendukungnya, walaupun terpaksa...!!

Jadi siapa pendukung pak Jokowi yang tulus tanpa pamrih.....?
Mereka adalah pribadi atau orang partai yg ingin : "ORANG BAIK, CAKAP dan LURUS agar BERKUASA MENGURUS NEGRI ", yg telah berkarya, yg telah membangun, yg menyapa rakyatnya, dan yg telah mendatangi setiap penjuru negri tanpa kecuali - dari sekian banyak pendukung itu, salah satunya : SAYA....!

Sumber : Status Facebook Maman Ali Haedar

Monday, February 19, 2018 - 23:45
Kategori Rubrik: