Siapa di Balik Aksi Turunkan Jokowi dengan Isu RUU HIP?

Oleh: Irwan Syafrudin
(Lembaga Jaringan Informasi Sosial Politik)
 

Yusuf Martak adalah Die Hard dari Prabowo Subianto sejak Pilpres 2014 hingga saat ini , dengan kendaraan PA 212,GNPF, HTI Dan FPI memberikan dukungan kepada Prabowo, hingga pembentukan Ijtima Ulama yang melawan mainstream MUI. Untuk mendukung Prabowo pada Pilpres 2019

 
Mereka memang tidak suka saat Prabowo akan berkoalisi dibarisan Jokowi saat ini.
Saat akan berkoalisi dengan Jokowi tentu saja Prabowo harus rembukan dengan Yusuf Martak CS
Dengan hasil keputusan rapat sebagai berikut
1. Menyetujui Prabowo masuk kabinet tetapi jabatan yang strategies dan besar kuenya yaitu di Kemenhan
2. Menempatkan perwakilan mereka di Kemenhan nantinya sebagai penghubung untuk bisnis sebagai amunisi kegiatan Yusuf Martak CS
3. Menanti kesempatan saat ada isu yang bisa digunakan untuk melengserkan Jokowi
Datang Covid 19 yang bisa digunakan untuk membuat kekacauan akibat berdampak pada perekonomian nasional dan kesejahteraan rakyat
P212 dan Prabowo Subianto lewat ajudan pribadi berkicau di medsos dan media kalau mereka mengusulkan sistem lockdown untuk cegah Covid 19 .. Ini kesempatan besar untuk membuat ekonomi nasional luluh lantah dan diharapkan terjadi Chaos. Permintaan lockdown juga diminta oleh Anies Baswedan.
Tapi sayangnya BIN menangkap maksud itu semua sehingga segera BIN memberikan rekomendasi pada Jokowi untuk PSBB saja
Tidak ada setan tidak Ada hantu Prabowo tiba tiba buat syahadat kesetiaan pada Jokowi melalui akun medsosnya. Tentu saja ini bagian dari taktik agar Jokowi tidak curiga pada dia
sejalan begulirnya rencana RUU HIP
Diperintahkan Sufmi Dasco yang merupakan media penghubung Yusuf Martak CS untuk menyamakan Isu PKI Bangkit dengan adanya RUU HIP
Dengan Isu PKI Bangkit pada RUU HIP maka menyentil bangkitnya umat Islam yang marah, namun sayangnya mayoritas umat Islam tidak terpancing masuk barisan Yusuf Martak CS
Aksi penolakan RUU HIP Dan desakan Turunkan Jokowi di gedung DPR RI disamakan waktu dengan kunjungan Prabowo keluar negeri sehingga secara fakta tidak Ada hubungan dengan Prabowo
Tapi tahu tidak di barisan demonstran itu banyak Kader Kader Gerindra yang ikut mendesak Turunkan Jokowi
Nah ini berhubungan juga kemarahan Prabowo kepada Arief Poyuono saat melontarkan bahwa yang buat isu PKI itu adalah pada kadrun yang akan memakzulkan Jokowi
Melalui Sufmi Dasco memerintahkan untuk meredam pernyataan Arief Poyuno terkait Kadrun akan makzulkan Jokowi, dengan alasan akan kacau semua rencana memakzulkan Jokowi lewat HIP Dan mendegradasi PDI Perjuangan
Sufmi Dasco memerintahkan Habiburokhman untuk mengendalikan Arief Poyuono, juga Andre Rosiade hingga mengancam Arief Poyuono untuk disidang di Mahkamah Kehormatan Partai akibat pernyataan karena berdampak terhadap rusaknya rencana kadrun kadrun dan Prabowo untuk mengulingkan Jokowi
Nah silahkan menilai sendiri ini hanyalah rencana rencana yang dilakukan mereka yang bocor karena adanya orang orang yang ditanam di sekitaran Prabowo sebagai informan ke Jokowi.
 
 
Monday, July 6, 2020 - 07:30
Kategori Rubrik: