Siapa Dalang Turunkan Jokowi, Bubarkan PDIP dan Pembakaran Bendera PDIP

ilustrasi

Oleh : Dahono Basuki

Bung Karno dalang G30S PKI ?!?
Megawati dan PDIP melemahkan Pancasila dan memberi peluang PKI Bangkit ?!?
Pola pembusukan nya masih sama untuk membodohi anak bangsa Indonesia..
.
Apakah bangsa Indonesia akan mengalami pembodohan masal untuk yang ke dua kalinya ?!?
.
Pembodohan Kali pertama :
Bung Karno pendiri bangsa Indonesia, Penemu Pancasila , Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Presiden pertama Rep. Indonesia...dinyatakan mendukung pemberontakan G30S PKI.
Bung Karno Presiden Rep. Indonesia akan berontak kepada siapa ?!?
Berontak Kepada Amerika ?!? Apakah ketika itu Indonesia dijajah Amerika?!?
Berontak kepada Pangkostrad Suharto ?!? .....ini opini gila tapi ternyata inilah opini yang paling sukses di dunia karena sampai saat ini masih ada yang meyakini Bung Karno mendukung pemberontakan G30S PKI .
Kemudian diperkuat tuduhan itu dengan 1 Oktober dijadikan Hari Kesaktian Pancasila...karena Bung Karno penemu Pancasila dianggap mengkhianati Pancasila..
.

Pembodohan Kali ke dua :
Saat ini PDIP dan pemimpinnya Megawati Putri ...anak Bung Karno dinyatakan akan melemahkan Pancasila dengan RUU HIP di pasal 7 nya...dan PDIP sudah membantah itu bukan usulan PDIP tetapi PDIP tidak mau membuka siapa , karena menjunjung Etika berpolitik dan itu justru dimanfaatkan oleh kelompok pembodohan publik untuk membubarkan PDIP.
.
Apakah mungkin seorang anak Proklamator, anak pendiri bangsa Indonesia, anak penemu Pancasila....akan merusak karya karya bapaknya yang memunculkan Bangsa Indonesia dan memproklamirkan Negara Rep Indonesia..?!?
.
Ayolah seluruh anak bangsa Indonesia bangkitlah. Lawanlah pembodohan pembodohan itu...jangan sampai ditertawakan dunia...
.

REFORMASI
Ormas-ormas Islam saat ini....ada yg ingin mengembalikan pola orde baru bangkit...seperti FPI, PA 212..dll.. intinya ormas-ormas yang saat ini menyerang Jokowi dan Megawati...
.
Kenapa Megawati ?!? Karena sebelum gerakan reformasi 98...Gus Dur - Megawati - Sultan Hamengku Buwono X ..mereka sering adakan dialog ..di Kebagusan...yang kemudian disebut Paguyuban Nasional Demokrasi..
.
Ketika itu dialog 3 serangkai Paguyuban Nasdem itu....sering dipadati oleh organisasi mahasiswa GMNI, Mahasiswa Katolik, Mahasiswa Kristen Protestan.....sedangkan HMI tidak ikut..UI juga tidak ikut...itu sebabnya Reformasi 98 yang terlihat bergerak di lapangan Trisakti, Tarumanegara, UKI, Atmajaya dan Univ dr.Sutopo beragama....
.
Ketika itu ada ormas pemuda Islam yang tidak terkenal malah akan menyerang Atmajaya, mereka didukung oleh aparat... ketika itu saya sedang keranjingan main radio pemancar sehingga dapat mendengar aktivitas radio kontak mereka... Kemudian dengan antena pengarah..saya tutup itu komunikasi Handy Talky ( HT) koordinasinya dibawah jembatan Semanggi..dan juga saya bersama beberapa teman di radio pemancar men jamming repeater radio aparat sehingga mereka agak sulit koordinasi untuk menggempur mahasiswa...
Dimalam harinya baru deh HMI beraksi diwilayah markasnya di Cikini sampai malam, itu setelah gerakan Mahasiswa 98 berhasil menduduki gedung MPR / DPR RI
.
Dan saat ini banyak ormas Islam yang hanya mau disebut mewakili golongan nya saja...sepertinya mereka mau pakai pola Golkar di era Suharto..hanya mau disebut Golongan bukan Parpol ( Golkar menjadi Parpol setelah Reformasi'98 ).... ..
.
Dan salah satunya sudah dibubarkan Jokowi..dng Perppu nya...yaitu ormas HTI...
Mereka berlindung di golongan agama mayoritas Islam, sehingga mereka dapat mengancam siapapun termasuk Pemerintahan dengan manfaatkan peristiwa hancurnya negara negara di Timur Tengah yang dilakukan gerakan Islam Radikal ..dan pola Kekejaman ISIS..
Semua itu untuk menakuti masyarakat di Indonesia dan Pemerintah Indonesia...sekaligus untuk menarik dukungan dari mereka yang mempunyai karakter liar dan cenderung mempunyai jiwa memberontak dengan segala latar belakang dan alasannya.
.
Terbukti setelah dibubarkannya HTI , kelompok gerakan aksi Demo turunkan Jokowi, bubarkan PDIP, Bakar Bendera PDIP. ...mereka yang mengatas namakan PA 212, penampakan dilapangan seragam FPI...dan banyak bendera ormas Islam lainnya...apakah mereka saat ini semuanya resmi merupakan ormas yang mempunyai ijin resmi dari pemerintah..?!? Ternyata tidak semuanya mempunyai ijin resmi dari pemerintah karena mereka tidak mengakui pemerintahan Jokowi, sehingga dalam aksi demonya...mereka melakukan yel yel.. nyanyian turunkan Jokowi...lagu nyanyian itu juga yang dipakai FPI, GNPF, PA 212 untuk turunkan Ahok Gubernur DKI ketika itu..
.
Ormas yang tidak punya ijin resmi..
apa bedanya mereka dengan ..gang motor liar ?!?
Bedanya yang satu pakai kendaraan motor dan yang satu lagi pakai kendaraan agama .
.
Mengapa ormas-ormas Islam itu banyak yang tidak berijin resmi ?!?
Karena dengan tidak punya ijin resmi dari Pemerintah maka Pemerintah tidak dapat membubarkan secara resmi...dan mereka manfaatkan Hak Demokrasi untuk melakukan aksinya..sehingga aparat keamanan tetap memberi ijin aksinya..
.
Bagaimana meredam aksi aksi mereka... memang ini jadi polemik...dan cukup sulit...solusinya hanya satu...yaitu ketika aksi mereka ada unsur pelanggaran hukum yang berlaku di ranah hukum yang ada sekecil apapun...tuntutlah mereka melalui proses pengadilan..karena arogansi mereka dapat memungkinkan mereka melanggar hukum...
.
Tapi jangan lupa ...mereka juga akan mengadakan perlawanan sosial dengan manfaatkan sila ke 5..Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia...... mereka menuntut keadilan sosial dengan aksi gerakan ..bela kriminalisasi Ulama...bela Islam yang di dzolimi ...dan mereka ciptakan musuh bersama ..melawan kebangkitan PKI .... semua diarahkan ke Pemerintahan Jokowi.
.
Yang harus diwaspadai... hampir semua ormas ormas Islam itu.. mempunyai kecenderungan yang sama ....yaitu mendukung berdirinya negara dengan sistem Khilafah..dengan begitu NKRI akan punah...

 

Friday, June 26, 2020 - 08:45
Kategori Rubrik: