by

Si Loper Koran Akan Jadi KSAD

Oleh : Karto Bugel

Dari Magelang, sebuah kota kecil dan sejuk di Jawa Tengah dia diboyong ke Jakarta. Dari jabatan Gubernur Akmil, Mayjend Dudung mendapat promosi menjadi Pangdam Jaya. Saat ambigu sikap banyak pejabat polisi pada kelakuan Rijik di Jakarta yang seolah kebal hukum sepulang dari Arab Saudi, dia tampil. Jabatan Panglima tentara yang tak secara langsung bertupoksi pada bidang hukum tak membuatnya ragu bertindak. Dia mengisi celah kekosongan akibat ambigu sikap mereka yang seharusnya tampil. Dia menggunakan kekuasaan teritorialnya sebagai Panglima Kodam Jakarta.

Tanpa ragu dia perintahkan pencopotan banyak baliho Rijik yang terlalu provokatif dan tak ditindak aparat lain.Sikap ragu aparat Kepolisian saat itu terbukti benar manakala pada akhirnya 2 jabatan Kapolda dimutasi dan disusul dengan mutasi banyak Kapolres di sekitar Jakarta, Bekasi dan Tangerang oleh Kapolri Jenderal Idham Aziz. Sikap beraninya tak hanya berhenti di sana. Pada cerita mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang terkesan mencari panggung dan berpolitik di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan KAMI-nya, dia lawan. Dia tampil meski harus terlihat head to head dengan bekas atasannya.

Jendral Dudung naik pangkat dan menduduki posisi sangat penting pada jabatan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat. Isu dirinya seolah berada di balik pemindahan patung diorama sejarah PKI bukan mustahil adalah cara Gatot untuk sekali lagi memojokkannya.Bukan makin terpojok, kini Jenderal Dudung justru menjadi kandidat terkuat untuk duduk sebagai orang nomor 1 di TNI AD. Dia sosok yang pantas. Dia juga jenderal yang sangat sederhana. Harta kekayaannya tercatat hanya sekitar 1 miliar saja. Itu dalam rupa 2 rumah di Magelang dan Bandung dan 2 mobil. Dua rumahnya hanya berukuran dibawah 200 meter saja.

Ya, si tukang loper koran itu kini siap menjadi orang nomor satu di Angkatan Darat. Setelah Jenderal Andika Perkasa dilantik siang ini menjadi Panglima TNI, Letnan Jenderal Dudung Abdurachman akan dinaikkan pangkat nya menjadi Jenderal penuh dan pada hari ini juga dilantik menjadi Kasad. Dia Jenderal yang sangat nasionalis dan tahu untuk apa dia hadir. Dia adalah sosok Sapta Marga penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.Selamat bekerja Jenderal…….RAHAYU.

Sumber : Status Facebook Karto Bugel

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed