Server KPU Hanya Alat Bantu Publikasi

ilustrasi

Oleh : Sofyan Hadi

Server KPU diretas..?! Bisa jadi, karena bukan hal mustahil ada pihak yg punya kepentingan mengganggu jalannya demokrasi di negeri ini.
Terus gimana hasil perhitungan suara kalo servernya diretas..?!

Untuk pertanyaan ini nggak perlu repot mencari penjelasan berbasis teknologi IT yg rumit, tapi cukup lewat toko online...
Bayangkan diri Anda sebagai pedagang yang mengembangkan usaha melalui jalur online...
- Anda memiliki 10 item barang yg akan dipasarkan
- Anda membuat tabel database stock per item dgn aplikasi office di laptop
- Penjualan online perlu data visual dari barang yg akan dipasarkan. Untuk itu Anda membuat foto tiap item dengan kamera digital
- Anda membuat website atau mendaftarkan lapak Anda ke online store yang tersedia misalnya Tokopedia
- Anda meng-upload image item dan office data stock dari laptop ke server toko online
- Di luar dugaan, server toko online diretas, data stock dan tampilan image visual item dikacaukan.

Apakah data stock dan image item yang Anda miliki menjadi rusak, kacau atau hilang..?! Data yang tersimpan di server mungkin rusak, berubah atau hilang...tapi tidak dengan file asli yang berada di laptop dan kamera Anda. Untuk kembali menjual secara online, Anda tinggal mendaftar ke server online store lain, upload data stock dan image dari laptop dan kamera Anda...selesai.

Kinerja perangkat digital KPU mengadopsi pola yang sama, dimana data form C1 disalin ke sistem perhitungan suara yang hanya bisa diakses langsung di lokasi dimana sistem itu ditempatkan. Website KPU tidak lebih dari sarana display seperti toko online Anda, tidak ada sistem perhitungan disana.

Ingat...sejak Pemilu 1955 - 2019 KPU tetap bertahan dengan metode penghitungan manual berjenjang, bukan sistem pemilihan langsung berbasis elektronik. Masih berpikir meminta bantuan hacker negara lain...?! Ya silahkan saja kalo memang sudah nggak punya malu...

=V1P=

Sumber : Status facebook Sofyan Hadi

Friday, April 19, 2019 - 13:30
Kategori Rubrik: