Seniman Hebat

Oleh: Saefudin Achmad

 

Seni dimaknai sebagai suatu ekspresi perasaan manusia yang memiliki unsur keindahan di dalamnya dan diungkapkan melalui suatu media yang sifatnya nyata, baik itu dalam bentuk nada, rupa, gerak, dan syair, serta dapat dirasakan oleh panca indera manusia. Kata orang, seni membuat kehidupan menjadi indah. Tanpa seni, hidup terasa gersang kering kerontang dan menjemukan.

Anggapan seperti itu nampaknya benar. Pasalnya keindahan yang manusia nikmati di dunia ini adalah hasil kreasi karya seni yang memukau. Gedung dengan arsitektur menawan, aransemen musik yang memukau, lukisan yang menawan, puisi yang indah, patung yang fantastis, adalah sederet hasil karya seni yang lahir dari proses kreatif dan imajinatif dari seorang seniman. Ada orang yang memiliki jiwa seni yang tinggi. Menurut penelitian, orang-orang yang berjiwa seni tinggi itu punya otak kanan yang lebih dominan bekerja dibanding otak kiri. 

 

Sampai detik ini, saya masih beranggapan bahwa para seniman punya kehidupan yang lebih bahagia dan indah dibanding yang tak punya jiwa seni. Mereka seperti punya dunia sendiri yang spesial dan membahagiakan.

Seniman mungkin tak terlalu risau ketika apa yang dia lakukan tak mendatangkan keuntungan finansial. Mereka akan tetap berkarya karena itu yang membuat jiwa mereka senantiasa hidup. Rezeki bisa datang dari jalan mana saja. Namun untuk menciptakan karya seni, mereka akan terus melakukannya sepanjang hidup. Berhenti dalam kegiatan seni adalah kematian bagi mereka.

Saya iri dengan mereka yang terus menciptakan lagu, meskipun mungkin hanya dinikmati oleh diri sendiri. Mereka yang terus melestarikan seni tari, meskipun dengan antusiasme masyarakat yang minim. Mereka yang terus membuat puisi dan membacakannya, meskipun orang-orang menilainya lebay. Mereka yang terus melukis, meskipun tak ada yang membeli. Mereka yang terus berkarya selama nafas masih berhembus.

Meskipun terkadang karya seni dihargai sangat mahal, namun sejatinya tak ternilai dengan harga. Uang ratusan juta hingga milyaran hanyalah bonus dan bentuk apresiasi. Tanpa itu pun, karya seni akan tetap bernilai.

Entah akan seperti apa kehidupan di dunia tanpa seniman-seniman hebat itu. Dan seniman yang Maha Hebat itu tentu Dzat Yang Maha Kuasa yang telah menciptakan alam semesta begitu indah.

 

(Sumber: Facebook Saefudin Achmad)

Saturday, November 9, 2019 - 14:45
Kategori Rubrik: