"Sengatan" La Nyalla Pada Gerindra

Ilustrasi

Oleh : Dewa Aruna

LA NYALLA bukan petinggi partai Gerindra, tapi bukan kecil pula perannya, dia tidak bisa diremehkan oleh partai Gerindra.

"Pembrontakan" langsung La Nyalla terhadap Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merupakan serangan ke jantung Gerindra.

Keberanian La Nyalla secara terbuka dengan mengadakan jumpa pers, bukan sebuah isapan jempol atau sensasi murahan.

Kalimat yang dia lontarkan: " Bego saya mendukung Prabowo.." membuat Prabowo Subianto harus berpikir keras bagaimana menjinakkan La Nyalla.

Bagi lawan politik Prabowo, La Nyalla adalah suplemen jelang pilpres 2019, yang bisa membombardir "kebusukkan" Prabowo selama ini.

Dan lebih celakanya, jika La Nyalla tahu dan memiliki bukti atas keterlibatan Prabowo sebagai sutradara demo "rasis" 212 sekaligus yang mengatur pelarian Habib Rizieq Shihab ke luar negeri.

La Nyalla ini tipikal manusia nekad, dia pasti tidak bisa dibendung untuk membongkar bangkai-bangkai yang ada di dalam partai Gerindra.

Nasib Prabowo menyongsong angan ambisinya menjadi The Real President sepertinya harus terhenti.

Di tolaknya oleh MK gugatan terhadap Presidential Thereshold 20%, dan pemberontakan La Nyalla merupaka Strike telak buat Prabowo Subianto.

Selamat jalan Pak Prabowo,
Selamat datang Pak Jokowi, 
#2PRIODE : LANJUT !!!

Sumber : Status Facebook Dewa Aruna

Friday, January 12, 2018 - 13:30
Kategori Rubrik: