Seluas Apa Lahan 430.000 Hektar Milik Prabowo?

ilustrasi

Oleh : Sutranto Al Bakiyi

Pengakuan mengejutkan meluncur dari mulut Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa benar dirinya memiliki atau menguasai lahan seluas 340.000 hektar di Kalimantan Timur dan Aceh. Pengakuan itu dinyatakan saat dikonfirmasi Capres Jokowi dalam acara debat putaran kedua Minggu 17 Februari 2019. Tentu ini pernyataan yang mengejutkan karena ditengah berbagai teriakan kebangkitan bangsa, ada seorang Capres menguasai lahan begitu luas.

Jaman Orde Baru ini bukan hal mengejutkan karena memang terbiasa bagi-bagi lahan konsesi. Soeharto tidak hanya membagi lahan kepada kroninya tapi juga anak menantunya. Disisi lain, Prabowo menyatakan status tanah itu HGU dan bila diminta negara akan diberikan. Nyatanya ada beberapa problem tentang penguasaan lahan dan undang-undang yang ada terutama UU PA. Disisi lain, Presiden Jokowi gemar membagi-bagi sertifikat pada rakyat bukan pada pejabat apalagi pengusaha.

Yang dibutuhkan rakyat memang sertifikat karena memang sebagai jaminan entah bagi aset, pinjaman, agunan atau usaha yang sedang atau butuh dikembangkan. Dari era Soeharto rakyat selalu kesulitan dan tidak mendapat kepastian kapan pengurusan sertifikat cepat kelar.

Tapi diluar itu semua, tahukah kita lahan seluas 340 itu seluas apa? Coba kita cek. Jika dibandingkan dengan ibu kota kita, Jakarta, luas tanah itu sama dengan 6,5 kali luas Jakarta. Atau bila dibandingkan dengan waduk Jatiluhur di Jawa barat maka luasan lahan milik Prabowo itu 51 kali luasnya. Atau dibandingkan dengan luasan Bandara Soekarno Hatta, itu mencapai 247 kali lebih.

Atau kita bandingkan dengan luasan Propinsi DIY, yang hanya 318.000 hektar. Negara Luxemburg saja luasannya hanya 250.000 hektar. Luasan Mekah yang tempat ibadah umat muslim saja hanya 120.000 hektar. Pun demikian juga dengan Bahrain atau Singapura cuma 76.000 hektar.

Nah ini menjadi pandangan bahwa Prabowo yang koar-koar tentang memperbaiki kondisi bangsa bisa kita terima? Apa sih yang ada dalam pikirannya tentang memperbaiki kondisi bangsa jika dirinya berkorban untuk rakyat saja ternyata tidak mau. Kalau memang serius mau membenahi, kan tidak harus jadi Presiden itu tanah sudah dipinjamkan bahkan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Toh anaknya cuma 1 dan tidak butuh lahan seluas itu? Lihat saja rumahnya di Hambalang yang ada lapangan bola, helipad, pacuan kuda, kolam renang dan sebagainya. Ya Prabowo memang bukan rakyat tapi dia benar-benar tidak mau peduli dan merasakan yang dirasakan masyarakat kebanyakan.

Dia bukan kita, dia bukan awam, dia elit yang selalu berkamuflase membodohi kita.

 

Thursday, February 21, 2019 - 08:30
Kategori Rubrik: