Sekali Lagi, Saya Bersama Helmi Yahya

ilustrasi

Oleh : Gunawan Wibisono

Dengan anggaran minim, TVRI di bawah kepemimpinan Helmy Yahya, terus menggeliat. Acaranya bervariatif dan orang pun melihat ada perubahan yang baik, ratingnya juga naik.
Toh, Dewan Pengawas TVRI tetap memecat pria yang pernah dijuluki sebagai Raja Kuis Indonesia ini, tanpa alasan yang jelas!

Padahal ditangan kelahiran Indralaya, Sumsel, 56 tahun silam ini TVRI dikelola lebih transparan. Hasilnya, -untuk pertama kali- Lembaga Penyiaran Publik itu pada 2018 lalu memperoleh penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan, BPK. Prestasi yang luar biasa mengingat puluhan tahun TVRI dibiarkan berada di area yang suram!
Karyawan TVRI juga mendukung Direktur Utama mereka, minggu lalu para karyawan ini bahkan menyuarakan Mosi Tidak Percaya pada Dewan Pengawas!

Bila alasan pemecatan seperti tertulis di poster ini, kita layak heran. Jangan tanggung-tanggung Pak Menkominfo, tutup sekalian televisi lain yang menyiarkan acara olah raga dari luar, juga yang menayangkan acara yang berbau asing. Dan, mari kita kembali ke abad kegelapan

Saya mencintai TVRI, sejak 1985 meliput di sana saat saya mulai bertugas di majalah Hai, tabloid Monitor dan tabloid Bintang Indonesia. Dan, saya mendukung perubahan baik yang dilakukan Helmy.
Karena itu, saya telah mengisi petisi pada link di bawah ini. Anda satu suara dengan saya? Silakan dukung dan tandatangani petisi.

Ini adat orba. Mecat orang seenaknya!
Jangan biarkan pemimpin baik yang kita miliki terbuang sia-sia. Dan jangan biarkan TVRI kembali terpuruk. TVRI milik kita bersama!

Terima kasih, ya, atas dukungannya..

Sumber : Status Facebook Gunawan Wibisono

Sunday, January 26, 2020 - 13:45
Kategori Rubrik: