Sejengkal Demi Sejengkal Akhirnya Jadi Wahabi Atau HTI

ilustrasi
Oleh : Ahmad Mustain

Saya sangat terkesan dengan proposisi yang disampaikan Prof. Dr.

: Bau WC itu biasanya cuma 5 menit pertama. Begitu masuk WC yang bau, maka 5 menit pertama memang "menegangkan". Tapi setelah itu, hidung akan terbiasa lalu terpengaruh dan bilang, "Masak begini saja bau?" Penyebabnya bukan baunya yang hilang, melainkan hidunglah yang telah secara alami melakukan adaptasi, menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada di dekatnya.

Orang yang biasa berkumpul dengan tukang bohong, orang sombong, biasa bicara jorok, mengabaikan kewajiban, biasa melanggar aturan dan sebagainya akan mengubah persepsi dari yang tadinya mengatakan, "Bau ah!" berubah jadi, "Masak begini saja bau?"
Perubahan persepsi itu juga terjadi pada paham keagamaan. Oleh karena sering berkumpul dengan komunitas sekte-sekte itu, mencoba-coba mengikuti forum pengajiannya atau mengikuti video ceramahnya di YouTube, yang gemar memusyrik-musyrikkan/mengkafir-kafirkan/membid'ah-bid'ahkan, menghina kiai, rasialis yang menyulut kebencian, maka lambat laun pasti akan berubah, sekalipun seorang lulusan pesantren. Apalagi kalau "lowbatt" tanpa pernah di-charge oleh para ulama, maka tidak menunggu lama, pasti akan bilang, "Masak begini saja bau?"
Bagi teman-teman yang nekat menambah wawasan atau ideas shopping ke lapak sebelah. Menambah wawasan boleh, tetapi menambah bongkahan informasi sampah di dalam kepala sangat berisiko sebab akan mudah mendesak logika waras.
Terpapar paham yang salah secara konsisten terus-menerus akan sangat mudah menjadi salah paham, sehingga tidak lama kemudian jadi penganut paham yang salah...
Sumber : Status Facebook Ahmad Mustain
Monday, February 22, 2021 - 16:45
Kategori Rubrik: