Sejarah Zionis Dan Kerajaan Arab Yang Saling Mendukung

ilustrasi

Oleh : Agung

Mungkin banyak orang tidak tahu bahwa pada awalnya bangsa Arab dan Yahudi saling mendukung satu sama lain.

Bahkan di tahun 1919 emir Faisal bertemu dan melakukan perjanjian kerjasama dengan Chaim Weizmann (dikenal dengan nama perjanjian Faisal–Weizmann Agreement). Yg isinya kurang lebih penguasa Arab saat itu (keluarga Bani Hasim) mendukung warga yahudi untuk kembali bermukim ke tanah leluhurnya (di daerah yg sekarang di berinama Israel-palestina) yg saat itu dibawah mandat Inggris, sebaliknya gerakan Zionis mendukung kerajaan Arab menjadi sebuah negara berdaulat penuh.

#Dibawah ini adalah poto Emir Faisal (kanan) saat bertemu dengan Chaim Weizmann (kiri) saat perjanjian itu, terlihat Chaim Weizmann pake baju traditional arab.

Tapi nantinya hal ini menjadi runyam dan berantakan saat negara arab lainnya seperti mesir, yordania, iraq, dan suriah langsung menyerang negara Israel saat baru di dirikan satu hari. Penyerangan ini dianggap bangsa arab lainnya sebagai hukuman bagi orang yahudi karena mereka lancang mendirikan negara tanpa ijin dari mereka, sebaliknya orang2 yahudi berkeras klo pendirian negara Israel memang sesuai dengan resolusi PBB 1947 yg di kenal dengan resolusi partition plan of 1947.

Yg inti dari partition plan of 1947 ini adalah membagi wilayah seputaran transyordania sampai mesir yg gak bertuan itu agar didirikan 2 negara yaitu negara kaum yahudi (israel) dan negara kaum arab (palestina) serta 1 kota netral Yerusalem yg tidak boleh di kuasai Yahudi israel, Islam Arab, maupun Kristen Eropa, tapi di bawah pengawasan PBB langsung.

nantinya hasil dari perang arab vs israel pertama (di sebut juga perang Arab-Israel 1948 atau perang kemerdekaan Israel) ini di menangkan dengan telak oleh Israel walaupun di keroyok oleh 8 negara arab dan 2 organisasi militan islam. Dan karena Israel menang, mereka akhirnya mencaplok tanah2 bangsa arab dan membuat Yerusalem akhirnya di kuasai sepenuhnya oleh Israel. Hal ini susah untuk di bantah karena dalam hukum perang sendiri pihak yg menang memang berhak menguasai tanah pihak yg kalah, apalagi pihak yg kalah yg menyerang duluan secara keroyokan.

Nah dari perang arab vs israel pertama inilah nanti konflik palestina israel muncul, karena negara2 arab dan kaum militan islam gak sekali menyerang Israel tapi selalu saja dikalahkan Israel yg membuat bangsa arab di palestina semakin kehilangan tanahnya dan palestina sampai sekarang gak bisa merdeka jadi negara berdaulat penuh.

Oh iya bagi yg heran kenapa ada perjajian saling mendukung antara penguasa Arab ini dengan kaum Zionis, hal itu karena dulu daerah semanajung arabia itu adalah wilayah jajahan Turki Otoman (Kekalifahan Turki utsmaniyah) nantinya Turki Otoman runtuh dari dalam dan gerakan2 nasionalis Arab yg sudah sejak lama memberontak kepada Turki Otoman akhirnya bisa memerdekakan semenajung arabia dan membagi2 wilayah itu menjadi kerajaan2 dan negara2 arab kecil. Kemunculan kerajaan2 dan negara2 arab kecil itu sendiri tidak lepas dari bantuan Inggris, Prancis, Amerika, dan di dukungan gerakan Zionisme.

mungkin muncul pertanyaan kenapa Inggris, Prancis, Amerika, dan gerakan Zionisme mau mendukung kaum nasionalis Arab yg memberontak kepada Turki otoman ??? jawabannya ya karena mereka semua gak senang dengan Turki yg dulu mendukung kaum fasis saat perang dunia pertama dan saat perang dunia kedua justru satu aliansi dengan Nazi jerman pimpinan Hitler yg membantai kaum yahudi eropa serta menjajah negara2 eropa.

---------------------------------------------------------------------------

#BTW : Bagi yg gak tau siapa emir Faisal dia adalah anak dari Husein bin Ali yg merupakan Sharif mekah sekaligus raja Hejaz penguasa sebagian besar tanah arab dan juga merupakan keturuan ke 38 dari nabi Muhammad dan pemimpin Bani Hasim (suku nabi Muhammad) saat itu. Sedangkan Chaim Weizmann adalah pemimpin dan pendiri zionis generasi pertama sekaligus nantinya menjadi presiden pertama negara Israel.

----------------------------------------------------------------------------

Sumber Refernsi :
https://www.encyclopedia.com/…/e…/faisal-weizmann-agreements
https://www.haaretz.com/…/.premium-this-day-zionists-arabs-…
https://jewishreviewofbooks.com/…/chaim-of-arabia-the-firs…/
https://mosaicmagazine.com/…/how-chaim-weizmann-crafted-th…/
https://en.wikipedia.org/…/Faisal%E2%80%93Weizmann_Agreement
https://en.wikipedia.org/wiki/Faisal_I_of_Iraq
https://en.wikipedia.org/w…/Hussein_bin_Ali,_Sharif_of_Mecca
https://en.wikipedia.org/wiki/Chaim_Weizmann
https://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Arab-Israel_1948

Sumber : Status Facebook Agung
https://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Enam_Hari
https://en.wikipedia.org/…/United_Nations_Partition_Plan_fo…

Friday, July 12, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: