Sebutan "Bangsat" oleh Arteria Dahlan

Ilustrasi

Oleh : Mahbub Hefdzil Akbar

Mana teguran dari Bu Mega?
Mana teguran dari Fraksi PDI P? 
Halooo Pak Sekjen Hasto?

PDI P harus membuktikan politik santunnya. Partai ini WAJIB menegur dan meminta Arteria Dahlan minta maaf ke publik. Menyebut "Kementerian Agama bangsat semua" adalah generalisasi sekaligus penghinaan terhadap semua warga Kemenag, dari Kemenag Pusat hingga daerah, guru, staf, pegawai, dosen, penghulu dan lain-lain. Mestinya ia berhati-hati, meskipun pembahasan tentang penipuan umrah, ia tak boleh melebar kemana-mana hingga keluar kata kasar di forum terhormat dengan kata "bangsat semua".

Arteria Dahlan, orang ini juga yang dulu " gila hormat" yang tersinggung bukan main, membentak pimpinan KPK karena tidak memanggil anggota DPR dengan "Yang Terhormat". Melihat sikapnya ini, sepertinya kualitas politisi dari PDI P ini jauh dari sikap terhormat.

Kementerian Agama sudah berbenah, kekurangan pasti ada, terobosan untuk umat sudah banyak dilakukan baik dalam pendidikan untuk umat, pengelolaan haji dan umrah, atau upaya kerukunan umat beragama di lndonesia.

Sebutan " bangsat semua" adalah penghinaan terhadap jerih payah perbaikan Kemenag selama ini.

PDl P tidak bisa meremehkan ulah kadernya ini. Mungkin sepele tapi bisa jadi blunder terhadap jargon politik santunnya. Lebih- lebih di tahun politik dan pilkada ini.
Let's see... ada response tidak dari elit PDI P.

Cak Tengtong

Sumber : Status Facebook Mahbub Hefdzil Akbar

Saturday, March 31, 2018 - 13:45
Kategori Rubrik: