Sebab Musabab TNI dan Keluarga Tak Loyal Pada Negara

ilustrasi

Oleh : Rony Argata

Analisis saya meyakini bahwa menurut menteri pertahanan ada 3% dari 455.000 anggota TNI aktif yang telah terpapar radikalisme,dimulai sejak institusi TNI dibawah kepemimpinan Panglima TNI Jendral purnawirawan Gatot Nurmantyo.
"Dibawah komandonya periode 8 juli 2015 sampai 8 desember 2017,lebih cepat satu tahun.harusnya pensiun thn 2018. Sudah cukup menumbuhkan anggota TNI tidak lagi punya loyalitas tinggi terhadap pemerintah dan negara.dan itu berdasarkan data menhan dan intelijen ada 3% atau sekitar 12rban anggota TNI yang telah terpapar radikalisme.

Hal ini dibuktikan dengan adanya kejadian musibah yang menimpa menko polhukam wiranto,...banyak bermunculan tweet dan postingan di medsos yang menggambarkan ketidak sukaan terhadap pemerintah dan nada bicara yg disampaikan sama persis dengan kelompok yang berseberangan dg pemerintah.
Tidak perlu saya sebutkan siapa saja dari anggota TNI tsb,karena sudah ramai dibicarakan di medsos.
Apa yang mendasari saya bahwa gejala ini mulai muncul dibawah pimpinan pak gatot nurmantyo?
Analisis saya bisa benar,bisa juga kurang tepat.
Dan masih bisa diperdebatkan.

Dalam artian bukan menuduh,tetapi analisa berdasarkan data yang saya kumpulkan dari berbagai media.
Berikut fakta yang disinyalir bahwa loyalitas panglima gatot nurmantyo meragukan dan soliditas beliau antar lembaga instansi pemerintah sering berseberangan :

1.Dalam acara terbuka yang dihadiri para purnawirawan,beliau membocorkan rahasia negara kode A1.yg mana A1 itu hanya boleh diketahui oleh presiden.
Beliau mengatakan bahwa ada institusi negara telah membeli sebanyak 5000 pucuk senjata secara ilegal.bahkan ditegaskan jg senjata tsb bisa utk menembaki tank.Padahal yang boleh memiliki senjata tsb hanyalah TNI.Dan beliau akan siap memburu keberadaan senjata tsb.
Akan tetapi setelah dilakukan penyelidikan dan investigasi secara serius,ternyata informasi yang dinyatakan pak gatot tidak benar.

Dan beliau akhirnya mengklarifikasi pernyataanya bahwa info tsb bukan dari intelijen.
2.Disaat DKI jakarta dihebohkan masalah ahok yang dianggap menistakan agama,hingga terjadi demo besar2an yg lebih dikenal dg sebutan 212,411 dsb.

Badan intelijen menemukan indikasi adanya upaya makar,sehingga banyak yg ditangkap,sebagai bentuk antisipasi kepolisian dan menggembosi kekuatan yg mengarah pada tindakan makar.
Disisi lain panglima TNI dalam acara Rosi kompas tv,menyatakan bahwa 212,411 tidak sedikitpun indikasi makar.
Pernyataan tsb menjadi berlawanan dg pernyataan kapolri bpk Tito karnavian.
Sehingga menko polhukam harus memanggil dua panglima tsb,utk menjelaskan kenapa berbeda pandangan.

3.Menyebarnya isu bangkitnya PKI dan terus didengungkan,sampai dg skenario pembunuhan ulama di masjid dsb.hingga tertanam dlm pikiran rakyat bahwa seakan akan PKI benar benar akan bangkit lagi.
Dengan isu yg sudah begitu deras,....panglima TNI bpk gatot secara mengejutkan memerintahkan anggota TNI dan masyarakat nonton bareng film G30S/PKI.
Yang mana film tsb sebenarnya sdh dilarang tayang,karena banyak kontroversinya.Akan tetapi dihidupkan lagi oleh pak gatot N.
Sehingga secara tidak langsung secara alam bawah sadar kita menangkap bahwa kebangkitan PKI benar benar nyata.
Padahal disisi lain pemerintah lagi gencar gencarnya memerangi paham khilafah dan HTI yang dianggap bangkit dan menjadi musuh nyata.Tapi dilawan dg isu bangkitnya PKI.

4.Pada acara safari Romadhon di tasikmalaya,pak gatot memerintahkan kpd jajaran TNI harus berdiri di pihak ulama
(waktu itu ulama yg hadir kebanyakan dari alumni 212)
Pernyataan ini berlawanan dg politik TNI yaitu politik negara dan bersifat netral tidak berpihak kepda siapapun yang berbeda pandangan politiknya.

5.Menjelang HUT TNI ke 71,...pak gatot menyatakan dan mengusulkan agar dipulihkanya kembali hak politik TNI
6.Pada februari 2017 pak gatot sempat bersitegang dengan menteri pertahanan Ryamizard Ryacudu tentang peraturan menteri no.28 thn 2015. Tentang kewenangan pengelolaan keuangan dlm tubuh TNI.

7.Hubungan erat Bpk gatot dg alumni 212,tidak diragukan lagi,Sehingga terbentuk Relawan Selendang putih yang anggotanya sebagian besar adalah alumni 212.
Yang mana relawan tsb dipersiapkan untuk mendukung pak gatot menjadi capres thn 2019.cuma niatnya tdk ada partai politik yg tertarik meminangnya.
8.Bapak gatot mengakui sangat dekat hubunganya dg imam FPI habib riziek dan sering komunikasi secara intensif.

"Dari delapan rentetan kejadian ini,kita bisa menarik benang merah,bahwa keberadaan dan sepak terjang bpk gatot sangat didukung dan disupport oleh kelompok islam tertentu,termasuk alumni 212.
Maka secara otomatis,pengajian pengajian yang diikuti oleh anggota TNI dan keluarganya,berasal dari kelompok tersebut.Maka tidak heran,kalau istri2 TNI kalau kita telusuri akun medsosnya,,.postinganya mirip mirip apa yang sering diposting kelompok tsb.
Hingga akhirnya terkuaklah isi pikiran mereka,atas kehendak Alloh,melalui peristiwa musibah yang dialami jendral wiranto.

Semoga ulasan singkat bermanfaat,dan sekali lagi ini hanya amalisis saya berdasarkan data yg saya kumpulkan lewat media yang beredar.
Sekali lagi tidak menuduh,hanya analisis.
Sekian dan terima kasih.
Sumber : Status Facebook Rony argata

Tuesday, October 15, 2019 - 11:45
Kategori Rubrik: