SBY Tersinggung, JK Cuek

Oleh : Hulk2000

Bermula dari pernyataan Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat membuka Rapat Kerja Kementerian Perindustrian yang menyebut pemerintahan SBY lambat mendukung pertambangan.

“Pemerintah SBY agak terlambat meng-endorse dan baru dimulai saat pemerintahan terakhir, sehingga momentumnya pada saat ekonomi dunia melambat dan buat komplikasi. Yang namanya hasil smelter, itu memerlukan ekonomi dunia yang sedang naik,”.

Menurut pendapat saya pernyataan Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution itu hanya sebuah kritikan yang biasa saja, dan SBY lewat akun twitter menanggapinya seperti ini, “Hingga saat ini, SBY & Pemerintahan SBY masih sering dikambinghitamkan & disalahkan oleh pihak yang tengah berkuasa. *SBY*,”.

Mencuatlah kata “kambing hitam” dari SBY yang diikuti oleh beberapa kader Partai Demokrat lainnya seperti Jackson Kumaat dan Ruhut Sitompul yang cenderung membela SBY dan mendiskreditkan Darmin.

Weleh-weleh…seingat saya baru beberapa hari yang lalu SBY menyatakan ada elemen di lingkar kekuasaan yang tidak suka dirinya mengkritik pemerintah, tapi mengapa ada menteri yang mengkritik dirinya, kok tersinggung?. Jadi maunya mengkritik, tapi tidak mau dikritik?. Kemudian bersembunyi di balik kata “kambing hitam”?.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku belum tahu soal polemik yang terjadi antara SBY dan Darmin ini. “Waduh saya belum tahu. Tentu kita menghormati presiden sebelum kita, SBY,”. (Merdeka.com, 18/2/16).

Nah, saat ditanya oleh wartawan apakah pemerintah akan mengklarifikasi masalah ini kepada SBY, JK menanggapinya dengan santai. “Ah saya tidak tahu. Bukan saya yang ngomong, tapi saya kira bukan mengkambinghitamkan,”. JK terkesan cuek atas polemik yang terjadi antara SBY dan Darmin ini lewat pernyataan “belum tahu” dan “tidak tahu”nya itu.

Ya sudah, sekarang apa kesimpulan sederhana saya?. Setelah merenung sejenak, kesimpulan sederhana saya seperti ini:

Jika ada kritikan yang dialamatkan kepada Presiden Jokowi, maka kata populer atau yang sering diajukan sebagai tangkisan terhadap kritikan itu adalah “SALAWI”, sedangkan jika kritikan itu ditujukan kepada mantan Presiden SBY adalah “KAMBING HITAM”. Hadeuuuuuh…

Sumber : Kompasiana

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *