Sayed

ilustrasi

Oleh : Syed Alatas

Selama ini banyak orang Islam di Indonesia tidak berani mengecam Rizieq Shihab karena ia dianggap keluarga dan keturunan Nabi Muhammad.

Istilah Habib yang dilekatkan pada nama Rizieq juga menunjukkan bahwa ia adalah keturunan Nabi Muhammad.

Rizieq diuntungkan karena kehabibannya mengingat ada keyakinan di sebagian umat Islam bahwa keluarga (ahlul bait) Nabi Muhammad adalah manusia-manusia istimewa yang suci dan harus dimuliakan.

Mereka misalnya akan merujuk pada surat Al Ahzab (33) yang menggambarkan bahwa Allah membersihkan dosa-dosa ahlul bait.

Para ahli islam di masa lalu juga lazim dikutip untuk menunjukkan keagungan keturunan Nabi Muhammad. Misalnya saja Imam Abdullah Al-Haddad pernah bilang: “Keluarga rasulullah adalah keluarga suci. Mencintai mereka hukumnya wajib (fardhu)”.

Bahkan ada sebuah hadits yang menyatakan mereka yang bertemu Allah dalam keadaan membenci keluarga Muhammad, akan masuk neraka.

Saya percaya garis keturunan tidak menentukan baik buruknya orang. Setiap manusia bertanggungjawab atas dirinya sendiri-sendiri. Keturunan Nabi bisa saja menjadi maling.

Bagi saya sih, Rizieq manusia biasa-biasa saja. Bisa jadi ia baik. Tapi bisa jadi ia buruk, cabul atau berbahaya bagi masyarakat.
Apa yang terjadi saat ini menunjukkan ketidakmuliaan Rizieq.

Ia harus lari dari Indonesia karena kasus chat mesum. Semula didengung-dengungkan bahwa Rizieq diterima dan difailitasi oleh keluarga Raja Saudi karena ia keturunan Nabi. Semua dikabarkan, ia bahagia dan hidup sejahtera di Saudi.

Kini, terbukti itu hanya isapan jempol saja. Di Saudi, dia diperlakukan sama saja dengan warga biasa.

Rizieq tidak boleh meninggalkan Saudi karena melanggar hukum imigrasi Saudi. Dia overstay didenda besar karena pelanggaran hukum itu. Bahkan dulu ia harus diperiksa dan ditahan polisi Saudi karena dituduh memasang bendera organisasi terlarang di belakang rumahnya.

Jadi benarkah, Rizieq yang adalah keturunan Nabi Muhammad adalah suci dan harus dimuliakan?
Saya tidak pernah percaya dengan omongkosong itu sumpah.

Sumber : Status facebook Syed Alatas

 

Wednesday, August 5, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: