Saya Tidak Mengkafirkan

ilustrasi
Oleh : Ainur Rofiq Al Amin
Saya tidak dalam posisi harus mengkafirkan MD, LDII, Wahabi, Liberal, Persis, almarhum FPI, almarhum HTI bahkan Ahmadiyah dan sejenisnya. Malahan saya juga merasa tidak perlu mengkafirkan umat manusia. Biar semuanya Tuhan yang memutuskan. Lebih bagus saya "nggrayahi atau meraba" diri ini atas "kekafiran" yang ada.
Boro-boro mau ngurusi masalah kafir dan menjadi tukang stempel liyan sebagai kafir. Lha saya ini mengurus diri sendiri serta keluarga dan santri yang sedikit saja belum kelar-kelar. Pun kalau mengkafirkan liyan itu apa untungnya? Menambahi masalah saja. Problem Takfiri saat ini juga dihadapi banyak negara karena membahayakan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Saya juga tidak mau memutuskan bahwa seorang muslim ini masuk neraka dan yang ini surga, pun seluruh manusia. Bukan tugas dan hobi saya untuk memutuskan surga-neraka. Lha terhadap diri saya sendiri saja juga tidak bisa memutuskan ke surga. Pujian "Ilahi lastu..." Abu Nawas cocok bagi saya
Harapannya sich bisa sebanyaknya manusia yang masuk surga dan sangat sedikit sekali yang ke neraka, Itu harapan...tapi Tuhan jua yang Sang Maha.....
****
Karena setelah meninggalnya tokoh Syiah ramai perbicangan di medsos, maka masalah Syiah menarik pandangan Habib Ali Al Jufri
Sumber : Status Facebook Ainur Rofiq Al Amin
Saturday, February 20, 2021 - 12:00
Kategori Rubrik: