Saya Selamatkan Indonesia Tapi Boong

ilustrasi

Oleh : Agung Wibawanto

Subhanallah baru paham saya apa tujuan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (meski konstruksi pemilihan diksi singkatannya ngawur), setelah merenung Indonesia perlu diselamatkan dari apa. Hal2 apa yang menghambat gerak laju pembangunan serta bisa mengancam disintegrasi bangsa. Diantaranya:

1. Kebodohan yang didasarkan rasa iri dengki dan benci yang gak sembuh-sembuh, terutama terhadap kemajuan dan identitas bangsa sendiri;

2. Pengangguran yang bukan karena tidak ada lapangan kerja melainkan rasa malas bekerja produktif, maunya hanya protes dan rebutan nasbung;

3. Faham Radikalisme yang ingin mendirikan Negara Islam Internasional. Mereka tidak mengakui pemerintah yang sah hasil pemilu, menolak Pancasila dan diganti Khilafah serta mengganti bendera merah putih menjadi hitam dengan tulisan tauhid;

4. Vandalisme adalah mereka yang selalu bertindak anarkhi, menakuti-nakuti masyarakat, tidak mau mematuhi aturan dan suka membuat aturan sendiri;

5. Terorisme yang masih terus mengancam keselamatan masyarakat bangsa dan negara. Mereka sudah didoktrin mati syahid berjuang demi agama, meski harus mengorbankan diri sendiri.

Berikut itulah ancaman yang aktual dan faktual tengah dihadapi bangsa. Dan benar sekali Indonesia harus diselamatkan dari ancaman-ancaman mematikan tersebut. Jadi tidak salah kemudian masyarakat membentuk koalisi aksi menyelamatkan Indonesia.

Mereka akan memerangi orang dan atau pihak-pihak yang menjadi anasir pengancam bangsa, seperti: para gerombolan organisasi terlarang HTI, ormas-ormas FPI, GNPF Ulama, PA 212, Anarko, serta ISIS yang terbukti sudah menghancurkan negara-negara Islam di Timur Tengah. Mereka musuh bangsa.

Jika perlu mereka siap dikirim ke Suriah berperang guna turut membasmi ISIS. Luar biasa mulia Koalisi ini. Mereka begitu paham dan mau berkontribusi untuk bangsa sebagai relawan di garda terdepan, menghadang, melawan dan basmi musuh hingga ke akar-akarnya. Jiwa patriotis dan nasionalis mereka tidak perlu diragukan lagi.

Yang menjadi pertanyaan besar: Mungkinkah? Atau, benarkah?

Pertanyaan ini akhirnya selalu saya ulang-ulang karena sepertinya belum yakin. Jangan-jangan mereka tengah ikut-ikutan challenge yang sering viral di medsos yakni PRANK. Apalagi tokoh-tokohnya pada jago main drama, lho. Saya cinta tanah air, saya pembela Pancasila, Indonesia harus diselamatkan...

Dan ujung-ujungnya mereka bilang, "TAPI BOONG!" Hahaha..., bisa aja lu kerak telor.

Soal nama, 1. Koalisi biasanya untuk sekelompok orang ataupun organisasi, bukan perorangan/individu (meski juga bisa tapi aneh); 2. Kata kerja (Menyelamatkan) tidak pernah dijadikan singkatan untuk nama organ. Saran saya, jika memaksa menggunakan akronim "KAMI" maka lebih pas jika disebut "Koalisi Aksi Makar Indonesia". (Awib)

Caption: Di Jakarta, banyak orang lagi mimpi pingin jadi superhero penyelamat Indonesia. Sementara di daerah, Si Bapak renta justru memperlihatkan sosok Hero yang sesungguhnya. Ia lah penyelamat dan tengah menyelamatkan keluarganya. Paham Sup?

Sumber : Status Facebook Agung Wibawanto

Thursday, August 6, 2020 - 11:00
Kategori Rubrik: