Saya, Jokowi dan Indonesia

Ilustrasi

Oleh : Nur Widayati

Assalamualaikum Bapak Jokowi. Semoga Bapak sehat selalu.

Saya mencoba menulis surat untuk Bapak Jokowi. Ini bukan tentang puas, tidak puas, keras, atau kurang keras kerja Anda. Ini tentang Anda, saya, dan Indonesia.

Bapak Jokowi yang terhormat, saya bukanlah orang besar seperti Anda. Jadi, tentu saya bukanlah kerabat yang Anda kenal sebelumnya. Bahkan, nama Anda pun seperti baru-baru ini saja saya dengar, akan tetapi Indonesia menyatukan kita dalam rasa cinta.

Mungkin saat ini saya bukanlah apa-apa. Bahkan, yang saya lakukan tentu belum sebermakna yang Anda perjuangkan untuk Indonesia. Namun, saya dan Anda tetap sama, Indonesia.

Jika banyak suara tidak berkenan terhadapmu, tolong jangan dimasukkan hati. Saya tahu dan saya selalu yakin cinta tulusmu tak kan pernah berkurang untuk Indonesia.

Tak apalah jika seribu manusia membenci dan menyerang Anda. Maafkan dan ikhlaskanlah. Toh, Indonesia tetap milikmu dan selamanya begitu.

Jika kesempurnaan yang Tuhan miliki saja dibenci setan, apalagi Anda, makhluk ciptaan-Nya yang jauh dari sempurna. Tentu mereka yang membenci Anda akan memahaminya ketika sadar bahwa mereka bukanlah layaknya setan.

Bapak Jokowi, terima kasih telah membawa perubahan. Terima kasih telah membangun Indonesia ini. Layaknya sebuah bangunan, negara ini menjadi kokoh dengan bahan baku terbaik serta dapat bertahan dari goncangan dan bencana.
Jika diibaratkan Anda adalah semen, saya dan rakyatmu adalah pasir.

Tentu, tanpa batu bata dan air, pun semen dan pasir, tidak akan berubah menjadi bangunan. Begitu pun untuk membangun Indonesia, tak kan pernah kokoh jika hanya ada saya, rakyat, dan Anda, tanpa kerja keras.

Maka, sebutlah batu bata dan air adalah Pancasila dan undang-undang, pendongkrak semangatmu. Jika telah terkomposisi dengan baik, akan terbentuk dinding yang kokoh.

Dinding yang kokoh tak kan mampu menampung air hujan yang jatuh. Maka, kita membutuhkan atap, yakni keyakinan dan plafon kejujuran. Tentu, rumah sederhana ini adalah tanah air kita, Indonesia.

Banyak sudah yang terjadi sejak baru saja saya mendengar petikan namamu. Joko Widodo. Nama sederhana yang mengantar Indonesiaku pada perubahan. Banyak sekali kemajuan yang telah Anda capai. Banyak sekali pelaku kriminal yang ditaklukkan.

Indonesia takkan pernah kalah, karena namamu selalu melindungi. Indonesia akan tetap kaya, jaya, dan bersahaja, bersamamu. Jika Tuhan menciptakan Bumi Pertiwi tempat kita tinggal, maka Tuhan menciptakan Bapak Jokowi untuk Indonesia.

Wassalamualaikum. Terima kasih, Bapak Jokowi.

Sumber : Status Facebook Awan Kurniawan

Wednesday, March 7, 2018 - 17:00
Kategori Rubrik: