Saya ini Sebenarnya Malu Jadi Orang Islam

Ilustrasi

Oleh : Sirulo Multimedia

Kenapa? Jika diamati, banyak manusia yang mengaku Islam sukanya grudag grudug. Sukanya teriak-teriak sambil matanya mendelik alias melotot. Ada pemimpin yang baik dan amanah malah dimusuhi karena tidak satu golongan. Pemimpin yang bekerja demi bangsa dan negara tidak diapresiasi.

Banyak yang mengaku ustads sukanya bikin panas suasana. Sukanya malah tidak membuat tenteram. Banyak yang ngerti agama malah sukanya ngajak ribut.

Saya ini sebenarnya malu jadi orang Islam.

Kenapa? Coba tengok, mereka-mereka yang beragama beda. Hidupnya tenteram. Lebih damai, tidak suka “udreg” nyari menang sendiri. Tidak petentangan merasa paling ngerti jalan ke surga.

Mereka-mereka itu, yang suka diomongin kafir, malah tidak pernah ribut soal agama. Malah ngerti soal tatanan hidup sebagai manusia. Malah punya tenggang rasa bahwa HIDUP ITU BERMANFAAT bagi orang banyak. Tidak merasa yang paling benar. Saling menebarkan cinta kasih sesama manusia.

Pantas, banyak negara yang manusianya ngaku ngerti Islam, hingga saat ini saling bunuh membunuh. Pada perang. Saling mengebom. Sama sekali tidak ada tenteramnya.

Kenapa? Hubbul watton minal iman cuman di mulut.

Mencintai negara cuman teori.

Rahmatan lill allaminnya ke mana?

Sumber : Sirulo.com

Friday, October 6, 2017 - 13:15
Kategori Rubrik: