Saudi Moderat?

Ilustrasi

Oleh : Narko Sun

Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman membuat pernyataan yang mengejutkan. Putra Raja Salman bin Abdul Aziz bin Su'ud itu menegaskan akan melakukan reformasi dalam landasan agama yang selama ini berlaku di negara jazirah Arab terebut.

"Kami akan kembali ke negara kami yang sebenarnya. Sebuah negara Islam yang moderat, terbuka untuk semua agama dan dunia," kata Muhammad bin Salman dalam sebuah konfrensi yang digelar di Riyadh, Saudi.

Muhammad menambahkan jika Arab Saudi akan melakukan tindakan tegas untuk membasmi gerakan ekstrimisme.
(http://rmol.co/…/Putra-Raja-Salman:-Saudi-Arabia-Akan-Berub…)

Langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Saudi untuk menjadi sebuah negara moderat:

1. Menangkapi para ulama radikal yang dianggap membangkang. 
(http://amp.kompas.com/…/arab-saudi-tangkapi-imam-imam-yang-…)

2. Bekerja sama dengan Moscow memerangi terorisme. 
(https://international.sindonews.com/…/rusia-sebut-saudi-rek…)

3. Mengizinkan wanita mengemudikan mobil dan memiliki SIM, wanita juga boleh menonton pertandingan olah raga di stadion. 
(https://www.bbc.com/indonesia/amp/dunia-41393130
https://www.fourfourtwo.com/…/akhirnya-arab-saudi-mengizink…)

4. Memantau situs dan forum internet yang disusupi ekstrimis.

5. Memodernisasi sistem pendidikan untuk mengurangi salah tafsir Al-Qur'an.

Para wahabi Indonesia selalu berkiblat dengan budaya Arab, padahal orang-orang Arab sendiri berkiblatnya ke budaya barat.

Jadi orang-orang Indonesia yang saat ini masih berorientasi ke "Saudi Arabia old", perlu segera mempersiapkan mental untuk menghadapi "Saudi Arabia now" yang lebih moderat.

Para wahaboy, sudah siapkah?

Sumber : Status Facebook Narko Sun

Sunday, November 5, 2017 - 00:45
Kategori Rubrik: