Sang Buron KPK

Ilustrasi

Oleh : Arif B Santoso

Ia terduga pelaku korupsi e-KTP. Dengan bukti cukup, KPK memanggilnya untuk mendalami persoalan.

Ia juga melakukan perlawanan hukum. Menang di pra peradilan.

Namun KPK punya bukti lain yang lebih menguatkan, dan ia dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka.

Tak perlu disebut perlawanan lain yang ia lakukan. Nyaris seluruh warga dunia maya di Indonesia mengetahuinya.

Dan kemarin, muncul drama baru.

Tak ingin kuulas persoalan itu. Tapi yang menarik perhatianku adalah bagaimana reaksi para seleb medsos dalam menyikapi persoalan itu.

Seorang tokoh yang sering memparodikan berbagai hal bilang,
Kalau ia out, maka partai itu akan berbalik melawan pemerintah, yang akhirnya membahayakan posisi Presiden di Pilpres berikutnya.

Lalu seorang seleb medsos lain, penyuka kopi bicara nyaris sama.

Baru tadi kubaca opini panjang dari seorang dokter yang organisasinya dari Sabang sampai Merauke bilang bahwa bangsa ini tolol kalau mempersoalkan si buron. 
Sebab ia telah mendukung Pak Presiden, ia pun sudah mendukung Ahok.

Taik!

Si buron baru sekarang mendukung pemerintah, setelah persoalan e-KTP mulai diendus.

Si buron sudah lama menimbun berbagai persoalan hukum, tersangkut bermacam hal yang terindikasi korupsi.

Kalian lupakan itu? 
Silakan seruput Taik, mumpung masih hangat.

Kalian bilang kami bangsa tolol?
Woy dokter! Otak Taik mu yang membuat dirimu tolol!

Kau takut Pak Presiden kalah karena tak ada beringin yang menaunginya?
Jangan-jangan kau cuma takut suatu saat kau tak populer lagi karena mulutmu penuh Taik?

Aku tak mengenal Pak Presiden seperti kalian mengenalnya.
Aku tak pernah bertemu Pak Presiden, beda dengan kalian yang setiap saat bertemu dengannya.

Hanya 1 hal yang kupegang teguh, komitmen seorang Presiden Ir. Joko Widodo, yang tak akan mundur dalam memegang janji memberantas korupsi.

Korupsi harus dibasmi!

Sumber : Status Facebook Arif B Santoso

Friday, November 17, 2017 - 14:45
Kategori Rubrik: