Sandwara Abal-Abal

ilustrasi

Oleh : Parluhutan Situmorang

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, tanpa ijin sana sini, siapa PUN di negeri ini tidak akan ada yang bisa melakukan acara pernikahan dengan undangan sebanyak 10.000 orang.

Akses jalan untuk warga ditutup. Toilet portable disediain, Masker dan sanitazer diantarin.

Untuk diketahui, ada acara pernikahan warga yang lain dibubarin dengan alasan "TIDAK ADA IJIN". Nah, jika ada acara nikah dengan undangan 10.000 orang dan jalan raya ditutup untuk keperluan pemasangan tenda artinya sudah ada koordinasi dengan aparat.
Lalu, apa artinya ancaman dengan narasi "akan didenda jika melanggar lagi?" 

Sepertinya ancaman ini hanya sandiwara abal-abal yang membuat rakyat tertawa, walau pengancam bukan pelawak.

Mengutip puisi Gus Mus yang berjudul
"Negeri Haha Hihi"

Bukan karena banyaknya grup lawak
Maka negeriku selalu kocak

Justru grup grup lawak hanya menggangu

Dan banyak yang bikin muak

Negeriku lucu
Dan para pemimpinnya selalu mengocok perut
Banyak yang terus pamer kebodohan
Dengan keangkuhan yang menggelikan
Banyak yang terus pamer keberanian
Dengan kebodohan yang mengharukan
.....dst

Hahaha...hihihi... Hahaha...hihihi
Dan saya sangat tertarik dengan kata 'pamer kebodohan'

#DemiBangsaJUJURLAH
#AdaUdangDibalikLawakan
#RskyatSudahPintarBroo

Sumber : Status Facebook Parluhutan Situmorang

Sunday, November 22, 2020 - 13:30
Kategori Rubrik: