Sandi Banggakan OK OC Nasional

ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

#DebatCawapres

Ucapan Sandi bahwa program unggulannya di DKI dulu (oke oye ale2) mampu menurunkan angka pengangguran langsung trbantahkan..

Data BPS membuktikan, angka pengangguran di Jakarta di akhir 2018 justru naik 1% dibanding awal 2018.

Memang tidak mudah membuka lapangan kerja. Apalagi jika janjinya adalah MENCIPTAKAN PENGUSAHA

Well..
Jika ada yang masih inget, dulu pasangan Anies-Sandi (trutama Sandi), di pilgub 2017, dlm program oke oye ale2 itu berjanji menciptakan 200rb pengusaha dalam 5 tahun. Sebuah ANGKA YANG BOMBASTIS. Bahkan ditambah jargon, DIMODALI dan DICARIKAN PEMBELI

Akan lebih bagus jika janjinya adalah menciptakan lapangan kerja sebanyak 200rb dalam 5 taun. Bukan MENCIPTAKAN PENGUSAHA

Yang trjadi di oke oye ale2 DKI adalah, pelatihan2 dengan berbagai tema untuk berbagai UMKM yang SUDAH EKSIS. Bahkan janji DIMODALI pun akhirnya sekedar disambungkan ke bank. FATAMORGANA

Apalagi janji DICARIKAN PEMBELI. Tentu hanya awang2..

MENCIPTAKAN PENGUSAHA itu ngga gampang.. tidak semua orang mau dan mampu mengalami jatuh bangun dalam berwirausaha

Bagi yang biasa terjun ke lapangan, punya banyak mitra petani atau nelayan, sebenernya ada 2 hal yang bisa dilakukan efektif membuka lapangan kerja. Mempermudah perijinan dan membuka akses persaingan yang sehat.

Yang dilakukan oleh Pak Bambang DH (Walikota Surabaya 2000-2010), Pak Herry Zudiyanto (Walikota Jogja 2002-2012) dan juga "muridnya" Jokowi (saat di Solo dan Jakarta) adalah 2 hal tsb..

Mereka bertiga adalah perintis dari Sistem Perijinan Satu Atap pada era 2005-2010. Sehingga saat ini, sistem satu atap itu menjadi STANDAR bagi sebuah pemerintahan kota

TERNYATA..
Sistem satu atap itu ngga cukup..
Peran pemerintah membuka akses lelang proyek pemerintah menjadi elektronik adalah next step. Dengan sistem lelang elektronik, pelaku2 usaha UMKM pun bisa menjadi pemenang

TAPI..
SIstem lelang dan penganggaran elektronik pun butuh integritas penyelenggara negaranya. Karena trbukti, sistem elektronik tidak akan efektif (dalam arti tetap saja pemenang adalah pemain lama dan status quo) jika para pejabat masih rakus dan korup

JADI..
Orang2 seprti SU yang kerap ASAL BERJANJI sungguh tidak cocok menjadi pemimpin di era ini, entah 30 tahun lagi saat sistem pemerintahan kita sudah jauh lebh berintegritas

Rakyat itu butuh transparansi dan kemudahan di berbagai hal.. Pemerintah yang baik adalah yang menjadi FASILITATOR bukan PROVOKATOR

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Monday, March 18, 2019 - 08:15
Kategori Rubrik: