Sampai 2019, Jokowi Targetkan 1.060 Km Jalan Tol Terbangun

REDAKSIINDONESIA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan, Indonesia akan memiliki tambahan 1.060 km jalan tol baru hingga 2019 mendatang, yang menelan biaya Rp 164,7 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari 191,6 km di Sumatera, 829,49 km di Jawa, 33,12 km di Kalimantan, dan 13,5 km di Sulawesi.

Data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan, ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar menjadi yang ruas tol paling panjang di Sumatera, dengan total 150 km.

Kemudian disusul oleh ruas Pekanbaru-Kandis-Dumai sepanjang 135 km, Kayu Agung-Palembang-Betung 112 km, dan sisanya masing-masing pada ruas Medan-Tebing Tinggi 62 km, Medan-Binjai 16 km, dan Palembang-Indralaya 22 km.

Adapun keenam ruas tersebut ditargetkan 191,60 km dari total 496 km akan selesai pada 2019 mendatang. Saat ini sedang dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan yang berjalan secara paralel.

Sementara itu dari proyek jalan tol di pulau Jawa, tol Trans Jawa menjadi proyek jalan tol terpanjang dengan total mencapai 885,79 km, yang menghubungkan Cikampek hingga Banyuwangi.

Dari 13 ruas tol yang ada pada tol Trans Jawa, ruas Cikampek-Palimanan dan Kanci-Pejagan telah selesai pengerjaannya. Disusul oleh seksi I dan II ruas Pejagan-Pemalang. Setidaknya 596,34 km akan tersambung di 2019, dan sisanya diselesaikan hingga 2025 mendatang.

Dari rencana pembangunan 1.060 km jalan tol baru, pemerintah juga akan menambah jalan tol baru di area Jabodetabek. Hingga 2019, ditargetkan 106 km dari 266 km jalan tol baru akan tersambung di area tersebut, sementara sisanya akan dikebut hingga 2025.

Selain tol Trans Jawa dan Jabodetabek, pulau Jawa juga masih akan ditambah oleh ruas jalan tol non Trans Jawa, yang akan dimulai dari Cileunyi hingga Gempol. Dari 203 km jalan tol pada ruas ini, 119 km di antaranya ditargetkan selesai hingga 2019.

Sedangkan untuk Bali, telah tersambung 9,7 km jalan tol baru, yakni ruas tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa yang telah beroperasi sejak 23 September 2013. Sedangkan untuk jalan tol di Kalimantan, akan ada ruas tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 33 km dari 99 km pengerjaan yang dilakukan hingga 2019.

Dan untuk ruas tol Manado-Bitung di Sulawesi, 13,5 km diantaranya akan tersambung di 2019 dan sisa 25,5 km lainnya akan diselesaikan hingga 2025 mendatang. Saat ini kedua ruas masing-masing di dua Pulau terakhir masih dalam status pengadaan atau pembebasan tanah.(detik.com) **

Friday, October 7, 2016 - 12:15
Kategori Rubrik: